DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan

Kanama
Minggu, 30 Agustus 2026 17:07:07

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Kepastian hak pekerja PT Pos Indonesia mendapat titik terang setelah pembayaran tagihan perusahaan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp158 miliar akhirnya terealisasi.

Dana tersebut diterima PT Pos Indonesia pada Sabtu (29/08/2026). Pembayaran ini menjadi kabar penting bagi sekitar 59 ribu pekerja aktif dan pensiunan PT Pos Indonesia yang sebelumnya menghadapi ketidakpastian terkait kondisi keuangan perusahaan.

Direktur Utama PT Pos Indonesia Iskandar Kunaefi mengapresiasi langkah DPR RI yang ikut mengawal penyelesaian pembayaran tersebut.

Baca: Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koordinasi Proses Hukum Diperkuat

"Syukur alhamdulillah pembayaran dari Kemensos sudah diterima oleh PT Pos hari ini," katanya, Sabtu (29/08/2026).

Iskandar juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini, serta Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang turut mendorong penyelesaian persoalan tersebut.

Baca: Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa

Ketua Umum Serikat Pekerja Pos Indonesia Iwan Suryanegara turut menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembayaran tersebut.

"Mewakili seluruh pekerja dan pengurus PT Pos Indonesia, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Dasco yang telah memperjuangkan hak pekerja sehingga pekerja mendapatkan hak dan terlindungi pekerjaannya," ujarnya.

Iwan juga mengapresiasi pimpinan Komisi VI DPR RI, Menteri Keuangan, serta Danantara yang dinilai ikut membantu proses penyelesaian pembayaran.

Baca: HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes TNI Cilangkap

Bermula dari Aspirasi Pekerja

Persoalan pembayaran Rp158 miliar tersebut mencuat setelah perwakilan pekerja dan serikat pekerja PT Pos Indonesia menyampaikan aspirasi kepada DPR RI.

Baca: Korban KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 238 Orang, Basarnas Masih Lanjutkan Operasi Pencarian

Pertemuan berlangsung di Ruang Pimpinan DPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (26/08/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pekerja menyampaikan kekhawatiran mengenai kepastian hak karyawan sekaligus keberlangsungan perusahaan di tengah tekanan keuangan.

DPR kemudian menilai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan karena berkaitan dengan sekitar 31 ribu karyawan aktif dan 28 ribu pensiunan PT Pos Indonesia.

Baca: Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik

Komisi VI DPR RI selanjutnya mendorong percepatan pembayaran tagihan PT Pos Indonesia kepada Kemensos berdasarkan hasil audit.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menegaskan bahwa dana Rp158 miliar tersebut merupakan pembayaran atas kewajiban, bukan dana talangan. Karena itu, proses pencairannya didorong agar tidak berlarut-larut.

Baca: Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal

Koordinasi antara DPR, kementerian, dan lembaga terkait kemudian terus dilakukan hingga pembayaran akhirnya diterima PT Pos Indonesia.

DPR Pastikan Pengawasan Berlanjut

Meski pembayaran Rp158 miliar telah terealisasi, DPR RI memastikan pengawasan terhadap kondisi PT Pos Indonesia belum berakhir.

Baca: MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai APBN 2028

Melalui Komisi VI, DPR akan tetap memantau proses penyehatan perusahaan, penyelesaian kewajiban yang masih tertunda, serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

"Penyelesaian persoalan PT Pos tidak cukup berhenti pada pencairan pembayaran. DPR akan terus mengawal agar persoalan serupa tidak kembali berdampak terhadap hak-hak pekerja di kemudian hari," ujar Dasco.

Baca: Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal 500 Gram per Minggu

Dengan terealisasinya pembayaran tersebut, perhatian selanjutnya diarahkan pada upaya menjaga keberlangsungan PT Pos Indonesia sekaligus memastikan hak pekerja dan pensiunan tetap terlindungi. (SM)



Terkait
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Berikut Konfirmasi PLN WRKR
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Berikut Konfirmasi PLN WRKR
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komis
Prabowo Rptimis Target 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG T
Lainnya
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Pemilu 2024, Jokowi Larang TNI-Polri Terlibat Politik P
Kapolres Kampar Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personi
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini