Korban KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 238 Orang, Basarnas Masih Lanjutkan Operasi Pencarian

Kanama Amar
Selasa, 4 Agustus 2026 16:45:24

KANALSUMATERA.com - SURABAYA – Proses pencarian dan evakuasi korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih terus berlangsung. Hingga saat ini. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat jumlah korban yang berhasil dievakuasi meningkat menjadi 238 orang. Selasa(04/08/2026).

Peningkatan jumlah korban yang ditemukan tersebut merupakan hasil pembaruan data dari operasi SAR yang terus dilakukan sejak insiden kebakaran kapal terjadi pada Minggu (02/08/2026).

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa data korban mengalami penambahan dibandingkan laporan sebelumnya.

Baca: DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh

"Kalau kemarin kita sampaikan 233, total update sekarang 238 korban," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Posko Terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Syafii menjelaskan, sebagian korban yang telah dievakuasi saat ini masih berada dalam perjalanan menuju Surabaya. Sebelumnya mereka dievakuasi sementara ke Pulau Masalembu sebelum diberangkatkan ke Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca: Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada

“Dengan rincian terakhir bahwa yang masih dalam perjalanan ada 62 korban yang kita evakuasi dari Pulau Masalembu menuju ke Surabaya,” ucapnya.

Ia menambahkan, kapal yang mengangkut puluhan korban tersebut sempat mengalami keterlambatan akibat kondisi gelombang laut yang cukup tinggi. Awalnya kapal diperkirakan tiba sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, namun cuaca membuat waktu tempuh bertambah sekitar dua hingga tiga jam.

Di sisi lain, Basarnas memastikan operasi pencarian di lokasi kebakaran kapal masih terus dilaksanakan. Unsur SAR yang berada di lapangan tetap menyisir area perairan menggunakan armada KN SAR 249 Permadi dari Basarnas Surabaya sesuai arahan Basarnas Command Center.

Baca: Prabowo Undang Jokowi ke Kertanegara, Ajudan Ungkap Pertemuan Dua Jam

Menurut Syafii, penghentian operasi pencarian belum dapat dilakukan karena tim masih melakukan pencocokan data korban bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta pihak perusahaan pelayaran selaku pemilik kapal.

“Dari hasil evakuasi korban yang telah terevakusasi nanti akan kita cross check data itu kepada pihak KSOP dan juga dari owner,” ucapnya.

Baca: Prabowo Panggil Menkum Supratman ke Istana, Bahas Urusan Kementerian dan Partai

Basarnas menegaskan operasi pencarian baru akan dihentikan setelah seluruh data korban dinyatakan sesuai dan dipastikan tidak ada lagi penumpang yang belum ditemukan.

"Dan jika semua yang kita harapkan adalah sesuai bahwa seluruh korban telah terevakusasi, tentunya operasi akan segera kita hentikan," ujarnya.

Meski hingga kini belum ada laporan resmi dari keluarga mengenai korban yang dinyatakan hilang, tim SAR tetap melanjutkan pencarian sebagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh penumpang berhasil dievakuasi.

Baca: Mendagri Tito Larang Kepala Daerah Buka Lahan dengan Cara Membakar

Terkait kemungkinan penyisiran di bangkai kapal, Basarnas menyatakan keputusan tersebut akan diambil setelah proses verifikasi data korban bersama KSOP dan pihak operator kapal selesai dilakukan.

“Saya sampaikan bahwa seluruh korban yang terevakusasi ini rencana akan kami konfirmasikan kepada KSOP maupun dari owner. Kalau semua data sudah sesuai, tentunya dengan cepat operasi bisa kami selesaikan,” tutupnya. (SM)



Terkait
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi
Nanik S Deyang Bocorkan Penggantinya di BGN, Sudaryono
Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemer
Lainnya
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Menteri Agama Gus Yaqut Klarifikasi Soal Afirmasi Syiah
9 Santri Dayah Kabur Berjalan Kaki 17 Km ke Polres Lhok
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengeraha
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai