Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes Mulai September, Pemerintah Diminta Jangan Persulit Warga

Kanama Amar
Minggu, 26 Juli 2026 09:34:30

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pemerintah tengah mematangkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes). Jika seluruh regulasi rampung, skema ini ditargetkan mulai diterapkan pada September 2026 sebagai bagian dari upaya memusatkan berbagai layanan pemerintah di tingkat desa. Jumat (24/07/2026).

Melalui mekanisme tersebut, Kopdes akan menjadi pusat penyaluran sejumlah program pemerintah, termasuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Selama ini, bansos disalurkan melalui transfer bank, sedangkan bantuan tunai PKH dicairkan melalui PT Pos Indonesia maupun bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Ke depan, pencairan bantuan berpeluang dilakukan di Kopdes yang memiliki gerai layanan bank Himbara sehingga masyarakat tidak lagi harus mengakses kantor pemerintahan untuk memperoleh berbagai layanan.

Baca: PW Mathla'ul Anwar Riau Audiensi dengan Menteri Koperasi, Undang Pembukaan Muswil 2026 di Pekanbaru

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menargetkan implementasi skema tersebut dimulai pada September mendatang.

"Karena kan sebelumnya kan di kantor-kantor pemerintahan? Nanti di Kopdes semua. Semua Koperasi Desa Merah Putih," ucapnya.

Baca: Prabowo Lantik Budi Gunawan Jadi Wantimpres, PDIP: Selamat Bekerja

"Operasi kita perkirakan September," ujar dia.

Menurut Zulhas, pada September nanti ditargetkan sudah terbentuk 25.000 Kopdes. Jumlah itu akan terus bertambah hingga mencapai 35.862 unit pada akhir 2026.

"Agustus-September 25.000. Tetapi akhir tahun 35.862 akan jadi ya. 2 tahun perbaikan, dibenahi, diselesaikan, setelah 2 tahun diserahkan kepada desa. Nah ini. Desa, karena itu koperasi milik desa," ujar dia.

Baca: Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Polisi Dalami Pihak Lain

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan skema penyaluran bansos melalui Kopdes masih dalam tahap pendalaman. Pemerintah masih mengkaji mekanisme terbaik agar distribusi bantuan tetap berjalan efektif tanpa menyulitkan masyarakat.

"Ada dua pilihannya, masih didalami ini skemanya. Yang seperti sekarang nanti Himbara atau bank-banknya akan membuka gerai di Koperasi Desa Merah Putih," ujar Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat.

Baca: MA Koreksi Kasus Timah: Kerusakan Lingkungan Rp271 Triliun Bukan Kerugian Negara

Menurutnya, salah satu opsi yang sedang dipelajari adalah penyaluran bansos melalui rekening Kopdes sehingga keluarga penerima manfaat dapat mengambil bantuan langsung di koperasi desa.

Namun, skema tersebut membutuhkan perubahan regulasi sehingga pemerintah kini mempercepat proses revisi aturan yang diperlukan.

"Itu sedang dipelajari, tapi kita perlu mengubah regulasi. Sehingga nanti penerima manfaat di desa itu, keluarga penerima manfaat di desa itu bisa mengambil di Koperasi Desa Merah Putih," ucap Gus Ipul.

Baca: DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawasan Keamanan Pendidikan Diperketat

Ia menegaskan, apa pun mekanisme yang nantinya dipilih pemerintah, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Skema baru diharapkan mampu mempermudah akses penerima manfaat tanpa menambah beban birokrasi dalam proses pencairan bantuan sosial. (SM)



Terkait
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Kasus Batu Bara, Habiburokhman:
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Kasus Batu Bara, Habiburokhman:
Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KP
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa da
Lainnya
Remaja Masjid Nurul Falah Gelar Semarak Nuzul Qur'an Tingkat RW 02 Tobek Godang Pekanbaru
Remaja Masjid Nurul Falah Gelar Semarak Nuzul Qur'an Tingkat RW 02 Tobek Godang Pekanbaru
Kasus Jilbab di SMKN 2 Padang, P2G: Kasus Intoleransi B
Disdikpora Kampar Antar Tugas Korwil Tambang
Perkuat Pengiriman Logistik, Muhammadiyah MoU dengan PT
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J