Pramono Soroti Batu Bara di Bodetabek, Sumber Polusi Jakarta Sulit Dikendalikan

Kanama
Jumat, 21 Agustus 2026 08:20:17

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai persoalan polusi udara di Ibu Kota tidak dapat diselesaikan hanya dengan kebijakan yang diterapkan di wilayah Jakarta. Menurutnya, sumber emisi dari kawasan penyangga juga perlu menjadi perhatian serius. Jumat (21/08/2026).

Pramono menyoroti aktivitas industri di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) yang masih menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Ia menilai kondisi tersebut turut mempersulit upaya pemerintah memperbaiki kualitas udara Jakarta.

“Persoalan utamanya bagaimana koordinasi di aglomerasi Jakarta ini, terutama bagi daerah-daerah yang masih mengizinkan industrinya menggunakan bahan bakar batu bara. Kalau itu tidak diizinkan, saya yakin dampaknya akan jauh lebih besar,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (20/08/2026).

Baca: Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Polisi Dalami Pihak Lain

Menurut Pramono, kebijakan pengendalian emisi di Jakarta harus berjalan beriringan dengan upaya pengurangan sumber pencemaran di daerah penyangga. Sebab, polusi udara tidak mengenal batas administratif wilayah.

Kebijakan Transportasi Jakarta Belum Cukup

Baca: Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan Petugas

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk menekan emisi, termasuk mendorong penggunaan kendaraan listrik dan memperkuat transportasi umum.

Namun, Pramono menilai langkah tersebut belum cukup apabila sumber emisi dari kawasan suburban tetap dibiarkan.

“Jadi, apa pun yang dilakukan pemerintah di dalam Jakarta dengan membuat mobil listrik, transportasinya diperbaiki, orang yang dulu naik transportasi pribadi ke transportasi umum, menurut saya belum sepenuhnya akan menyelesaikan,” kata Pramono.

Baca: Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS

Ia menegaskan, penanganan kualitas udara Jakarta membutuhkan koordinasi lintas wilayah. Pemerintah daerah di kawasan aglomerasi perlu memiliki langkah yang terintegrasi untuk mengendalikan berbagai sumber emisi.

Industri Batu Bara Jadi Sorotan

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

Pramono secara khusus menyoroti keberadaan industri maupun pembangkit listrik berbahan bakar batu bara di sekitar Jakarta. Menurutnya, aktivitas tersebut menjadi salah satu persoalan yang perlu ditangani dalam upaya memperbaiki kualitas udara.

“Kalau di sub-urban area atau daerah yang melingkupi Jakarta ini masih diizinkan untuk industrinya menggunakan pembangkit listrik tenaga batu bara, karena itulah salah satu sumber utamanya,” tuturnya.

Ia mendorong agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah di kawasan aglomerasi memperkuat koordinasi. Dengan demikian, pengendalian polusi tidak hanya berfokus pada sumber emisi yang berada di dalam Jakarta.

Baca: Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan

Pramono menilai persoalan kualitas udara Jakarta harus dipandang sebagai masalah kawasan metropolitan. Upaya memperbaiki transportasi, memperluas kendaraan listrik, dan mengendalikan emisi industri perlu dilakukan secara bersamaan agar hasilnya lebih optimal.

Sorotan terhadap penggunaan batu bara di wilayah penyangga ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI mencari solusi yang lebih luas terhadap persoalan polusi udara Jakarta. (SM)



Terkait
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Komisi IV Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara
Lainnya
Pekanbaru Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC, Kepala Daerah Tiga Negara Berkumpul
Pekanbaru Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC, Kepala Daerah Tiga Negara Berkumpul
Menang 2-1 Atas Real Madrid, Barcelona Kokoh di Puncak
Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina
KPK: Bagus Kalau Mendagri Siap untuk Diperiksa
Pendidikan
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan
Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik
Baznas Kampar Siapkan Dukungan Pendidikan untuk Alumni
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
PKS Tanjungpinang Dorong Perempuan Aktif di Politik Lew
Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan