Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS

Kanama Amar
Rabu, 12 Agustus 2026 07:50:10

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Hubungan pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali menjadi perhatian. Wakil Menteri Perang Amerika Serikat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas kelanjutan kerja sama pertahanan kedua negara, Selasa (11/08/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan hubungan strategis Indonesia dan Amerika Serikat setelah kedua negara menyepakati peningkatan hubungan pertahanan melalui kerangka Major Defense Cooperation Partnership (MDCP).

Kerangka MDCP sebelumnya disepakati dalam pertemuan Menhan Sjafrie dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth di Pentagon pada April 2026. Kesepakatan tersebut mencakup penguatan modernisasi pertahanan, peningkatan kapasitas, pendidikan dan latihan militer, serta kerja sama operasional.

Baca: Menteri LH Dorong Istilah Pemulung Diubah Jadi Pekerja Pemilah Sampah

Dalam pertemuan terbaru, pembahasan diarahkan pada bagaimana kerja sama yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan dan diperkuat. Hubungan bilateral di bidang pertahanan dinilai penting bagi peningkatan kemampuan pertahanan Indonesia sekaligus mendukung stabilitas kawasan.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kepentingan nasional, kedaulatan negara, serta prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Baca: BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat dan Cek Kesehatan Wajib

Sjafrie juga pernah menjelaskan bahwa hubungan pertahanan Indonesia-AS harus dibangun berdasarkan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan. Hal tersebut menjadi salah satu landasan dalam pengembangan kerja sama kedua negara.

“Dan dalam defense cooperation (kerja sama pertahanan), kita ada prinsip mutual benefit (saling menguntungkan) dan mutual respect (saling menghormati),” ucap Sjafrie.

Kerja sama Indonesia-AS sebelumnya telah mencakup berbagai kegiatan militer, termasuk latihan bersama dan pertukaran personel. Pemerintah juga melihat kemitraan tersebut sebagai salah satu sarana untuk memperkuat kapasitas pertahanan nasional.

Baca: DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawasan Keamanan Pendidikan Diperketat

Dalam kerangka MDCP, tiga fokus utama yang dikembangkan meliputi modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pendidikan serta pelatihan militer profesional, dan peningkatan latihan serta kerja sama operasional.

Pertemuan antara pejabat pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat itu sekaligus menunjukkan bahwa implementasi kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan. Kedua negara masih perlu membahas berbagai agenda lanjutan agar kemitraan pertahanan dapat berjalan sesuai kepentingan masing-masing.

Baca: Mendagri Siapkan Tiga Skema Solusi Atasi Krisis Gaji Pegawai Pemda dan PPPK

Bagi Indonesia, penguatan hubungan pertahanan dengan Amerika Serikat tetap diarahkan untuk meningkatkan kemampuan nasional tanpa mengabaikan prinsip kedaulatan dan kepentingan strategis Indonesia.

Dengan komunikasi tingkat tinggi yang terus dilakukan, kerja sama pertahanan RI-AS diperkirakan tetap menjadi salah satu agenda penting dalam hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam menghadapi dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik. (SM)

Terkait
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pes
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Lainnya
Poktan Kesepakatan Bersama Tegaskan Legalitas Pengelolaan Lahan Eks Ationg, Bantah Isu Penolakan
Poktan Kesepakatan Bersama Tegaskan Legalitas Pengelolaan Lahan Eks Ationg, Bantah Isu Penolakan
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Apa Kata Jokowi
Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Pol
Prabowo: Pancasila Ideologi Final!
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Karhutla di HGU Bengkalis, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka dan Dalami Asal Api
Karhutla di HGU Bengkalis, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka dan Dalami Asal Api
Kapolda Riau Resmikan Breeding Area di PLG Minas, Perku
Kunjungi Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu Pasca Kebaka
Olahraga
Bupati Kampar Buka Turnamen Bulutangkis Korpri, 80 Tim Ramaikan HUT Riau dan RI
Bupati Kampar Buka Turnamen Bulutangkis Korpri, 80 Tim Ramaikan HUT Riau dan RI
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik