Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi  Penguatan Diplomasi Bebas Aktif

Mawardi Tombang Amar
Jumat, 2 Oktober 2026 18:49:53

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Ma'azat, Lc., MA, menyampaikan ucapan selamat kepada Arrmanatha Christiawan Nasir yang baru dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.

Syahrul Aidi berharap pergantian kepemimpinan di Kementerian Luar Negeri dapat menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif. Menurutnya, diplomasi Indonesia perlu tetap berorientasi pada kepentingan nasional, menjaga kedaulatan, sekaligus memperluas kerja sama yang memberikan manfaat bagi pembangunan dan kemajuan bangsa.

"Selamat kepada Bapak Arrmanatha Christiawan Nasir atas amanah baru sebagai Menteri Luar Negeri. Kita berharap diplomasi Indonesia ke depan semakin kuat, sehat, adaptif, dan mampu menjaga kepentingan serta kedaulatan bangsa di tengah dinamika geopolitik global," ujar Syahrul Aidi.

Ia menilai prinsip bebas aktif perlu terus ditempatkan sebagai instrumen strategis dalam menghadapi perubahan geopolitik dunia. Di saat yang sama, Indonesia perlu memperkuat hubungan dan kerja sama dengan berbagai negara, baik melalui jalur bilateral, regional maupun multilateral.

"Indonesia tidak boleh hanya menjadi objek dalam perubahan geopolitik. Diplomasi kita harus mampu menjaga kedaulatan, memperluas kemitraan, melindungi WNI, serta memastikan Indonesia memiliki posisi yang kuat dalam menentukan kepentingannya sendiri," katanya.

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

Selain kepentingan nasional, Syahrul Aidi menekankan pentingnya konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian serta penghormatan terhadap hukum internasional. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah situasi kemanusiaan di Palestina, khususnya di Jalur Gaza.

Ia berharap isu Palestina tetap menjadi salah satu agenda penting dalam diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri yang baru.

"Palestina bukan sekadar isu politik luar negeri, melainkan amanat konstitusi dan panggilan kemanusiaan. Rakyat Palestina masih menghadapi penderitaan yang luar biasa: kekurangan pangan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal yang layak. Kami berharap Kementerian Luar Negeri terus memimpin upaya untuk memastikan akses bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan, perlindungan bagi warga sipil, serta penghormatan penuh terhadap hukum humaniter internasional," tegasnya.

Menurut Syahrul Aidi, upaya kemanusiaan terhadap Palestina juga perlu disertai dengan langkah politik yang mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina. Indonesia, kata dia, perlu mempertahankan sikap yang konsisten dalam mendukung Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat serta menolak pendudukan dan pemindahan paksa warga Palestina.

"Selama Palestina belum merdeka, selama itu pula Indonesia berdiri bersama rakyat Palestina. Ini adalah garis politik luar negeri yang sudah ditetapkan para pendiri bangsa, dan kita wajib menjaganya," ujar Syahrul Aidi.

Baca: HNW Tegaskan Label ‘No Pork No Lard’ Bukan Jaminan Produk Halal

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dalam mendukung pelaksanaan diplomasi Indonesia.

Kerja sama tersebut, lanjutnya, termasuk memperjuangkan berbagai isu strategis melalui diplomasi parlemen di forum internasional, antara lain Inter-Parliamentary Union (IPU), Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), serta berbagai kerja sama parlemen bilateral.

"BKSAP DPR RI siap berkolaborasi dan mendukung agenda Menteri Luar Negeri dalam memperkuat diplomasi bebas aktif demi kemajuan dan kedaulatan bangsa. Diplomasi pemerintah dan diplomasi parlemen harus saling melengkapi dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia, termasuk membela hak-hak rakyat Palestina, di berbagai forum internasional," pungkasnya.



Terkait
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Tokoh Muda Indragiri Ucapkan Selamat Kepada Aslan Wiguna Pimpin KK Inhil Jakarta
Tokoh Muda Indragiri Ucapkan Selamat Kepada Aslan Wiguna Pimpin KK Inhil Jakarta
KPK juga Periksa Sekjen Kemenag di Kasus OTT Romi
Wajah Pemain Reading Berlumur Darah Diinjak Lawan
Forum Tunanetra Menggugat Tuntut Ma'ruf Minta Maaf Terk
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan
Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan
Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Di
PT Musim Mas Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanga
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik