Dukung Jokowi Reshuffle Kabinet, Projo: Pilih Menteri yang Setia Sampai 2024

Mawardi Tombang
Kamis, 17 Desember 2020 15:23:15

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Relawan Pro Jokowi (Projo) menyatakan prihatin terhadap perilaku korupsi dua menteri di kabinet Presiden Joko Widodo. Mereka adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan eks Menteri Sosial Juliari Batubara. Bendahara Umum DPP Projo, Panel Barus, mengatakan para relawan mendukung Jokowi segera mengocok ulang atau reshuffle kabinet.

Panel berujar reshuffle ini demi langkah awal perbaikan kondisi bangsa yang berat akibat pandemi Covid-19 dan perkembangan sosial politik teranyar. Mengingat tahun-tahun politik yang akan datang, Panel pun meminta Jokowi memilih menteri yang loyal hingga akhir masa jabatan pada 2024 nanti.

"Pilihlah menteri yang setia sampai akhir, bukan orang yang toleh kanan-toleh kiri sambil menunggu 2024," ujar Panel dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis, 17 Desember 2020.

Presiden Jokowi belum memberikan tanda-tanda melakukan reshuffle kabinet. Ia baru menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri KKP Ad Interim dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sebagai Menteri Sosial Ad Interim.

Baca: Prabowo Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus URI, 384 Peserta Disiapkan Magang 2027


Namun, sejumlah sumber menyebutkan Presiden akan melakukan reshuffle setelah gelaran Pilkada 2020. Selasa, 15 Desember lalu, Jokowi bertemu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang juga ketua umum Partai Gerindra--partai asal Edhy Prabowo. Namun Gerindra membantah pertemuan itu membicarakan pengganti Edhy.

Panel mengatakan Projo telah mengkonsolidasikan para pendukung Jokowi pada 7 Desember lalu di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat. Menurut dia, konsolidasi itu wujud kesetiaan para relawan terhadap Jokowi dalam menjalankan program pemerintahan.

Ia mengatakan para relawan prihatin dengan kondisi berat yang dihadapi Jokowi saat ini. Ia mengklaim relawan akan mengawal pemerintahan Jokowi hingga 2024. "Apa pun program prorakyat yang Presiden akan jalankan, kami pasti bersama Jokowi hingga 2024," kata dia.

Dukungan ini termasuk terhadap program vaksinasi nasional pada 2021. Panel menilai vaksinasi yang efektif menjadi syarat bagi pertumbuhan ekonomi di 2021. Menurut Panel, pendukung Jokowi siap bekerja di akar rumput agar program vaksinasi ini efektif. "Karena ada juga upaya mengganggu program vaksinasi," ucap Panel.

Baca: Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia

Panel tak merinci apa yang dia maksud sebagai upaya mengganggu vaksinasi. Namun, rencana vaksinasi selama ini memang dikritik lantaran pemerintah dianggap terburu-buru membeli vaksin Sinovac yang belum terbukti aman dan efektif.

Selain itu, Panel mengatakan, para pendukung Jokowi berkomitmen menjaga NKRI dari rongrongan kelompok intoleran dan disintegrasi. Ia mengatakan para aktivis dan relawan memiliki jejaring luas untuk menjadi mata dan telinga bagi Presiden.

"Informasi dan analisis situasi yang orisinil adalah syarat mutlak dalam menentukan langkah penyelesaian problem intoleransi dan ancaman disintegrasi," kata Panel.

Baca: 10,67 Juta Orang Berebut Kerja, Pakar UGM Dorong Pendidikan Direvitalisasi

Sumber: tempo.co



Terkait
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Se
Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjal
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Fraksi PKS DPRD Riau Serahkan Pandangan Umum atas Ranpe
Penduduk Miskin di Banten Bertambah
Anak Petani dari Sumut Lulus S2 Universitas Columbia Am
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar