Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan

Kanama
Kamis, 5 November 2026 19:34:07

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah kabar yang menyebut Ibu Kota berada dalam status Siaga 1 menyusul pengerahan sejumlah prajurit TNI ke Jakarta.

Pramono menegaskan, hingga Kamis (05/11/2026), dirinya belum menerima pemberitahuan ataupun koordinasi resmi mengenai penetapan status Siaga 1 di wilayah Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono setelah mengikuti rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta.

Baca: Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam

Ia memastikan bahwa apabila terdapat kebijakan peningkatan status keamanan hingga Siaga 1, pemerintah provinsi tentunya akan mendapatkan koordinasi dari pihak terkait.

"Saya tidak, karena apa pun sebagai gubernur, kalau ada siaga satu pasti saya dikoordinasikan," kata Pramono.

Baca: Pengukuhan Paskibraka HUT ke-81 RI Dijadwalkan 15 Agustus, Latihan Dimatangkan di Istana

Pramono juga menepis informasi yang ramai beredar di media sosial mengenai kondisi keamanan Jakarta. Menurutnya, kegiatan pemerintahan masih berlangsung seperti biasa dan belum ada pemberitahuan mengenai perubahan status keamanan tersebut.

"Tapi sampai hari ini nggak ada, wong kita juga rapat baik-baik saja. Jadi saya tidak mendengar itu," ujarnya.

TNI Jelaskan Alasan Pengerahan Prajurit ke Jakarta

Baca: DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawasan Keamanan Pendidikan Diperketat

Di tengah berkembangnya kabar mengenai status keamanan Ibu Kota, pihak TNI sebelumnya telah memberikan penjelasan terkait pengerahan prajurit ke wilayah DKI Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan bahwa pengerahan pasukan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas institusi militer dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca: Kemhan Siapkan Diklat SPPI Gelombang Kedua, Kuota Peserta Dipastikan Lebih Sedikit

Menurutnya, kesiapsiagaan pasukan merupakan bagian dari tanggung jawab TNI untuk melindungi bangsa serta menjalankan tugas sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas, dilansir Antara, Rabu (4/11).

Penjelasan tersebut sekaligus memberikan konteks bahwa pengerahan prajurit tidak serta-merta menunjukkan adanya penetapan status Siaga 1 di Jakarta.

Baca: Komisi III DPR Jemput Aspirasi Daerah, Matangkan RUU Perampasan Aset Berkeadilan

Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak langsung mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi mengenai situasi keamanan Ibu Kota. Informasi resmi dari pemerintah daerah maupun institusi TNI perlu menjadi rujukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (SM)



Terkait
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
RSUD Bangkinang Terima Kunjungan Ketua TP PKK Kampar dr
Dior Tampilkan Kain Endek Bali Pada Paris Fashion Week
Wayne Rooney Kembali Masuk Timnas Inggris?
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad