Penduduk Miskin di Banten Bertambah

Alwira Fanzary
Selasa, 15 Januari 2019 20:23:04
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Badan Pusat Statistik Provinsi Banten mencatat angka kemiskinan naik sebesar 0,01 persen dibandingkan pada Maret 2018. Pada bulan Maret, sebanyak 661,36 ribu orang tergolong miskin, sedangkan pada September 668,74 ribu orang naik 7,38 ribu orang.

Seperti yang dilansir dari Okezone.com, kepala BPS Banten Agoes Soebeno mengatakan, angka kemiskinan tersebut berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) bulan September 2018. Hasilnya, penduduk miskin di pedesaan mengalami peningkatan dibandingkan perkotaan.nd

"Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2018 sebesar 4,38 persen turun menjadi 4,24 persen pada September 2018. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2018 sebesar 7,33 persen naik menjadi 7,67 persen pada September 2018," kata Agoes saat rilis di kantornya, Selasa (15/1/2019).

Dia menjelaskan, selama periode Maret 2018-September 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 11,67 ribu orang, dari 393,80 ribu orang pada Maret 2018 menjadi 382,13 ribu orang pada September 2018.

Baca: Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan

Sedangkan di daerah perdesaan naik sebanyak 19,05 ribu orang dari 267,55 ribu orang pada Maret 2018 menjadi 286,60 ribu orang pada September 2018.

Peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar daripada peranan komoditi non makanan (perumahan, sandang pendidikan, dan kesehatan).

BPS mencatat pada bulan September 2018, sumbangan garis kemiskinan terhadap garis kemiskinan ada 71,60 persen, sedkit lebih rendah dibandingkan dengan saat Maret 2018, sebesar 71,66 persen.

"Jenis komoditi makanan yang berpengaruh besar garis kemiskinan September 2018 di perkotaan juga di perdesaan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras mi instan, roti serta kopi bubuk dan kopi instan (kemasan)," ujarnya.

Baca: 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Instruksikan Evaluasi Menyeluruh Aspek Kesehatan

Sementara komoditi non makanan penyumbang terbesar kemiskinan di kota maupun di desa adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan dan perlengkapan mandi.

Agoes menambahkan, faktor yang berpengruh terhadap tingkat kemiskinan selama priode Maret hingga Septembe 2018, yakni laju pertumbuhan ekonomi triwulan III sebesar 5,89 persen, atau lebih rendah dibandingkan triwulan I sebesar 5,95 persen.

"Inflasi pedesaan periode maret september sebesar 2,70 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi umum sebesar 1,49 persen," tandasnya. Ozo/Kso

Terkait
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal 500 Gram per Minggu
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal 500 Gram per Minggu
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrast
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Lainnya
Perkuat Kaderisasi PW Muhammadiyah Riau Gelar Pelatihan Instruktur Wilayah
Perkuat Kaderisasi PW Muhammadiyah Riau Gelar Pelatihan Instruktur Wilayah
Batajau Seni Piaman Gegerkan Panggung Penutupan SAF 201
Ketua Genpi Riau Osvian Putra Wakili Indonesia di Asia
Dinas PUPR Pekanbaru Terus Perbaiki Jalan Rusak di Peka
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Daerah
Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan
Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan
Perkuat Sinergi, Bupati Kampar Ikuti Rakor Inflasi dan
Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb