Rugikan Negara, Kemenhub Harus Tertibkan Kabel Fiber Optik di Selat Melaka

Mawardi Tombang
Senin, 8 Februari 2021 12:27:47

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Akibat tidak tertatanya pengelolaan kabel fiber optik di kawasan Selat Melaka, mengakibatkan Indonesia kehilangan banyak devisa negara.

Terkait hal ini, mendapatkan sorotan anggota Komisi V DPR RI. Seperti pada saat rapat antara Komisi V DPR RI dengan Dirjen Perhubungan Laut pada Kamis (5/2/2021), anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat mendorong Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk menertibkan kabel-kabel fiber optik yang berserakan di sepanjang Selat Malaka.

Sebagaimana diketahui, pemasukan negara dari hasil bongkar muat ekspor-impor di Selat Malaka hanya 10 persen. Disinyalir karena kapal asing tidak nyaman melewati Selat Melaka bagian Indonesia.

“Ternyata Selat Malaka itu 60 persen adanya di Indonesia, 40 persen terbagi antara Singapura dan Malaysia. Tetapi, kapal-kapal asing yang lewat di sana (Selat Malaka) hanya melewati garis Indonesia sebesar 10 persen saja, sisanya lewat bagian Singapura dan Malaysia” tutur Syahrul Aidi Maazat saat dihubungi pada Senin (4/2/2021) siang.

Baca: Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam

Politisi Fraksi PKS tersebut berharap Dirjen Perhubungan Laut dapat mengambil tindakan penertiban tegas. Tindakan tegas Dirjen Hubla, akan berpotensi meningkatkan devisa negara.

Terkait banyaknya dana yang dibutuhkan untuk perbaikan kabel optik tersebut, Syahrul Aidi mengkonfirmasi ketersediaan anggaran untuk hal tersebut apabila penyelesaian kabel optik ini menjadi ranahnya Dirjen Perhubungan Laut. Dia meminta agar anggaran yang diajukan kembali di-refocusing, sehingga penanganan kabel fiber optik dapat direalisasikan di tahun 2021. Serta menambahkan fasilitas lainnya guna mendukung peningkatan kas negara melalui Selat Malaka.

“Kita mendorong pemerintah untuk menyediakan fasilitas-fasilitas. Karena kalau kapal sudah bersandar, sudah melewati sebuah negara, itu banyak sekali pemasukan ke negara itu. Air bisa kita berikan, kemudian bagaimana kebersihan sampahnya dan lain-lain,” pungkas Syahrul.

Senada dengan itu, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kepulauan Riau, Cen Sui Lan menambahkan permasalahan fiber optik bawah laut yang berserakan di Selat Malaka telah merugikan Indonesia. Dia pun meminta Dirjen Perhubungan Laut untuk memikirkan secara matang permasalahan mengenai hal tersebut. ***

Terkait
DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawasan Keamanan Pendidikan Diperketat
DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawasan Keamanan Pendidikan Diperketat
Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK
Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Lainnya
Bamsoet: Seluruh Mantan Presiden Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf.
Bamsoet: Seluruh Mantan Presiden Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf.
Kelompok Bersenjata Serang Klub di Meksiko, 15 Tewas
Dugong Seberat 400 Kilogram Terdampar di Karimun Kepri
Strategi Pemprov Bengkulu Kembangkan Objek Wisata Danau
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Pasca Kasus Korupsi Pakan, Pemkot Surabaya Perketat Tata Kelola dan Pengawasan KBS
Pasca Kasus Korupsi Pakan, Pemkot Surabaya Perketat Tata Kelola dan Pengawasan KBS
DPO Dua Tahun Ditangkap, Polda Riau Bongkar Dugaan Pemo
Pria di Pelalawan Bunuh Wanita, Kematian Korban Direkay
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ruang Anak Muda Sampaikan Gagasan
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ruang Anak Muda Sampaikan Gagasan
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkua
PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat