Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas

Kanama Amar
Selasa, 7 Juli 2026 12:29:53

KANALSUMATERA.com - Jakarta – PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan pengolahan dan ekspor udang yang sahamnya dimiliki PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat) milik Kaesang Pangarep, tengah menghadapi tekanan finansial yang serius. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, total liabilitas perseroan kini telah melampaui nilai aset, sehingga perusahaan berada dalam kondisi ekuitas negatif. Senin, (06/07/2026)

Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), beban utang PMMP tersebar di sejumlah perbankan dan lembaga pembiayaan dengan nilai mencapai sekitar Rp2,8 triliun, di luar kewajiban pembayaran bunga pinjaman.

Kreditur terbesar perseroan adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI). Outstanding kredit PMMP di bank tersebut tercatat sebesar US$53,12 juta, ditambah fasilitas pinjaman dalam rupiah senilai Rp5,49 miliar. Dengan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS, total eksposur kredit Bank Permata mendekati Rp935 miliar.

Baca: Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil untuk Daerah

Selain itu, PMMP juga memiliki kewajiban kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebesar US$40,29 juta atau sekitar Rp705 miliar. Kemudian kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebesar US$30,71 juta atau sekitar Rp537,4 miliar.

Pinjaman lainnya berasal dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk senilai US$22,80 juta atau sekitar Rp400 miliar, PT Bank Maspion Indonesia Tbk sebesar US$7,21 juta atau sekitar Rp125,2 miliar, serta PT Bank Resona Perdania sebesar US$5,99 juta atau setara Rp105 miliar.

Baca: Drone Emprit Baca Sentimen Negatif atas Penggantian Kepala BGN: Ragukan Kompetensi Nanik S Deyang

Di tengah tingginya beban utang, operasional perusahaan juga mengalami tekanan. Saat ini, hanya pabrik pengolahan udang di Situbondo yang masih beroperasi. Perseroan disebut masih membutuhkan tambahan modal kerja sekitar US$15 juta atau setara Rp262,5 miliar agar kegiatan usaha dapat berjalan normal.

Sebagai langkah efisiensi, sejak 2024 perusahaan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 37 karyawan staf dan 79 karyawan harian. Selain itu, sebanyak 82 staf lainnya tercatat mengundurkan diri.

Kaesang Pangarep mulai masuk ke PMMP pada November 2021 melalui PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat). Saat itu, GK Hebat menandatangani perjanjian pembelian 188.240.000 saham PMMP atau setara 8 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp490 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp92,24 miliar.

Baca: Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal 500 Gram per Minggu

GK Hebat merupakan perusahaan yang dimiliki Kaesang Pangarep bersama Anthony Pradipta, putra Gandi Sulistiyanto.

Berdasarkan laporan keuangan PMMP per 30 September 2025, perseroan membukukan rugi bersih sebesar US$38,02 juta, meningkat dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$15,26 juta. Akumulasi defisit perusahaan juga membengkak hingga sekitar US$117,24 juta.

Baca: Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas

Dari sisi neraca, total liabilitas PMMP tercatat mencapai US$257,13 juta, sedangkan total aset hanya sebesar US$220,73 juta. Kondisi tersebut menyebabkan perseroan mengalami defisiensi modal atau ekuitas negatif sekitar US$36,40 juta, yang mencerminkan besarnya tekanan terhadap kondisi keuangan perusahaan. (SM)

Terkait
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawasan Hutan Nasional
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawasan Hutan Nasional
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Walau sudah Didukung Rudal MICA, Pemerintah Batal Beli
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Komisi Hukum DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri
Komisi Hukum DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri
Gauli Pacar, Pemuda di Air Tiris Kampar Dijebloskan ke
Kapolsek Medan Helvetia Mengaku Sudah Tahu Identitas Ja
Dubes RI Untuk PBB Nilai Petisi Referendum Kemerdekaan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Berbenah Demi K
Enam Kios Pangan Murah Hadir di Pekanbaru, Pemko Perkua
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran pada 9 Juli
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran pada 9 Juli
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj d
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini