Kasus E-KTP, Mantan Dirjen Dukcapil Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

Mawardi Tombang
Jumat, 20 November 2020 21:50:53

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman, ke Lapas Sukamiskin, Kamis (19/11/2020).

Irman merupakan terpidana dalam kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.

"Jaksa Eksekusi KPK Andry Prihandono telah melaksanakan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung RI No. 280 PK/Pid.Sus/2020 tanggal 21 September 2020 atas nama Terpidana Irman dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Sukamiskin Bandung," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (20/11/2020).

Ali menuturkan, Irman akan menjalani masa pidana selama 12 tahun di Lapas Sukamiskin dikurangi masa tahanan.

Selain dihukum 12 tahun penjara, Irman juga dihukum membayar denda Rp 500 juta subsider 8 bulan kurungan.

Baca: Selesaikan Persoalan Tumpahan Minyak di Perairan, DLH Batam Kerjasama Dengan Interpol Indonesia

Kemudian, Irman diwajibkan membayar uang pengganti sebesar 500.000 dollar AS dan Rp 1 miliar dikompensasikan dengan yang sudah dikembalikan kepada KPK sebesar 300.000 dollar AS.

Uang pengganti itu harus dibayar paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Jika tidak, harta benda Irman akan disita jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 5 tahun." ucap Ali.

Dalam kasus ini, awalnya Irman divonis hukuman tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta pada 2017.

Namun, hukuman itu diperberat di tingkat kasasi menjadi 15 tahun penjara. Belakangan, Mahkamah Agung menerima peninjauan kembali yang diajukan Irman dan memotong hukumannya menjadi 12 tahun pernjara.

Baca: Perludem Minta DPR Rampungkan Draf Revisi UU Pemilu

Irman dinilai terbukti terlibat dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek e-KTP di DPR RI, untuk tahun anggaran 2011-2013.

Saat itu, Irman dan Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Ditjen Dukcapil Sugiharto terlibat dalam mengarahkan dan memenangkan perusahaan tertentu untuk menjadi pelaksana proyek pengadaan e-KTP.

Irman dinilai terbukti menerima sebesar 300.000 dollar AS dari Andi Agustinus alias Andi Narogong dan 200.000 dollar AS dari Sugiharto.

Sementara, Sugiharto menerima 30.000 dollar AS dari Paulus Tanos, dan 20.000 dollar AS dari Johanes Marlim. Sebagian uang yang diterima dibelikan satu unit Honda Jazz senilai Rp 150 juta.

Baca: Komisi Kesehatan DPR Minta Perbaikan soal Karantina WNI dari Luar Negeri

sumber: Kompas.com

Terkait
Presiden Jokowi Keluarkan Perpres Pencegahan Ekstremisme
Presiden Jokowi Keluarkan Perpres Pencegahan Ekstremisme
Gempa Hari Ini Guncang Majene dan Bitung
Gempa Majene Magnitudo 6,2 Merusak Bangunan
Presiden Jokowi Disebut Menginginkan FPI Dibubarkan
Lainnya
Sambangi PWI Kampar, Ardo Minta Kader Demokrat Jaga Hubungan Baik Dengan Wartawan
Sambangi PWI Kampar, Ardo Minta Kader Demokrat Jaga Hubungan Baik Dengan Wartawan
Tiga Pelajar Kritis setelah 2 Sepeda Motor Bertabrakan
Ribuan ASN Simalungun Diminta Beli Kain Batik Rp200 Rib
Tarif Kargo Mahal, Empat Perusahaan Logistik Bangkrut,
Lifestyle
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehatan
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehatan
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Viral Blast Global Sponsori
Sertijab Kapus Tenayan, Nel Afni: Puskesmas Tenayan Dap
Budaya
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun
Nasional
Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Syahrul Aidi Perjuangkan Kesejahteraan Pesantren di Sen
Kongres IKA UNRI Sukses Digelar, Panitia Ucapkan Terima
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Awas.. Ada Judi Berbungkus Game Anak-Anak di iOS
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Meng
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Ekonomi
Pemko Batam Vaksin 1.300 Karyawan Nagoya Hill Shopping Mall
Pemko Batam Vaksin 1.300 Karyawan Nagoya Hill Shopping Mall
Jalin Kolaborasi Dengan DPMPTSP Kampar, HIPMI Ajukan Mo
Catet.. Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Dikenakan