Pendeta Yeremia Diduga Dianiaya, Polisi: Terlalu Dini Menyimpulkan

Mawardi Tombang
Rabu, 4 November 2020 07:37:00
Ilustrasi penembakan. annahar.com

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono menyatakan bahwa saat ini pihaknya belum bisa mengomentari temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait tewasnya Pendeta Yeremia Zanambani.

Komnas HAM menemukan Yeremia diduga mengalami penyiksaan yang berujung pada kematian.

"Kami, Polri, tidak bisa mengomentari itu, karena masih terlalu dini menyimpulkan itu," kata Awi melalui konferensi pers daring pada 3 November 2020.

Menurut Awi, pihaknya bahkan belum melakukan autopsi. Sehingga, Polri mengganggap temuan Komnas HAM belum bisa ditanggapi.

Baca: Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS

Kendati demikian, Awi mengklaim Polri akan menyelidiki temuan tersebut. "Kalau nanti terjadi luka, lukanya di mana, akibat apa. Kalau memang itu akibat tembakan peluru, pelurunya jenis apa, dari senjata apa, semuanya akan diselidiki hal demikian," ucap dia.

Pendeta Yeremia ditemukan tewas di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua pada 19 September 2020. Komnas HAM dan Tim Gabungan Pencari Fakta alias TGPF Intan Jaya menemukan dugaan bahwa Yeremia tewas akibat ditembak oleh anggota TNI.

Perkembangan terbaru, polisi kini tengah melakukan uji balistik terhadap satu proyektil peluru yang ditemukan di lokasi penembakan pendeta Yeremia di Laboratorium Forensik.

Awi pun memastikan seluruh informasi seperti ukuran peluru atau jenis senjata akan diketahui setelah hasil uji balistik keluar.

Baca: BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur

"Materialnya dari mana, kaliber berapa, senjata ini diperkirakan apa, makanya kenapa diuji, sama engga kejadiannya, dibuktikan," tutur Awi.

sumber: tempo.co



Terkait
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Sebut Angka Disalahartikan
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Sebut Angka Disalahartikan
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Sabarudi Kenang Krisis Listrik Riau, Perjuangan DPRD Berbuah Lahirnya PLTU Tenayan Raya
Sabarudi Kenang Krisis Listrik Riau, Perjuangan DPRD Berbuah Lahirnya PLTU Tenayan Raya
Percepat Imunisasi dan Tuntaskan Zero Dose, Dinkes Kamp
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Str
Mitra RAPP, PT BCM, Bayar Upah Karyawan Jauh di Bawah U
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D