Tertibkan Mobil Bertonase Tinggi, Syahrul Aidi Dukung Revisi UU LLAJ

Mawardi Tombang
Kamis, 26 November 2020 14:31:44

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dianggap tidak relevan lagi penegakan aturan perhubungan darat. Maka, dirasa perlu untuk melakukan revisi undang-undang tersebut agar dapat menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan darat.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi V DPR RI yang juga mitra Kementerian Perhubungan, H Syahrul Aidi Lc MA, mendukung upaya revisi UU tersebut. Menurutnya, selama ini banyak pelanggaran dalam penggunaan jalan raya karena UU itu dianggap tidak mampu mengakomodir banyak pelanggaran yang terjadi.

"Kita mendukung revisi undang-undang tersebut karena banyak pelanggaran selama ini terjadi karena ketidakmampuan petugas dalam menjalankan fungsinya. Contoh kita di Riau, banyak kendaraan dengan tonase tinggi dan melebihi ambang batas dan bobot. Maka banyak terjadi pelanggaran selama ini" terang Syahrul Aidi saat mengikuti kegiatan Rakernis LLAJ Dirjend Perhubungan Darat Kemenhub yang dilaksanakan di Hotel Novotel Pekanbaru, Rabu (25/11/2020).

Syahrul Aidi menjelaskan, khususnya di Riau, efek dari tonase berlebih ini yaitu jalan yang rusak, kecelakaan, macet dan lainnya. Sehingga turut merugikan daerah secara langsung.

Baca: Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Penguatan Kemitraan Strategis

Syahrul Aidi menjelaskan juga bahwa pada dasarnya Revisi UU nomor 22 tahun 2009 ini telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2020. Namun karena pimpinan DPR meminta masing-masing komisi mengusulkan satu RUU prioritas, Komisi V memutuskan RUU Jalan masuk Prolegnas 2020.

"Kemudian kita di Komisi V untuk sementara ini sepakat agar RUU LLAJ ini dimasukkan RUU Skala Prioritas di tahun 2020." tambah Syahrul Aidi.

Di kesempatan yang sama, Kabag Humas Dirjend Perhubungan Darat, Endi Irawan menyatakan bahwa memang RUU ini telah masuk ke Prolegnas 2020.

RUU Nomor 22 tahun 2009 disebutnya telah disiapkan dengan matang oleh Kemenhub.

Baca: Mentan Amran Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Diperiksa

"Kita telah lakukan FGD, meminta pendapat kepada akademisi, senior. Penyusunannya naskah akademi juga telah meminta bantuan konsultan untuk pembuatan UU tersebut" kata Endi.

Endi juga menyatakan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja juga membutuhkan revisi UU tersebut. Karena ada beberapa poin dalam UU Cipta Kerja terkait dengan UU LLAJ. ***



Terkait
DPR Pertanyakan Alasan Eks Pejabat Pajak Hari Sih Advianto Ingin Jadi Hakim Agung
DPR Pertanyakan Alasan Eks Pejabat Pajak Hari Sih Advianto Ingin Jadi Hakim Agung
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pas
Usai Pesan MenPAN-RB, Kepala BKN Ajak 6,7 Juta ASN Teru
Mendikdasmen Tegaskan MBG Hanya untuk Siswa yang Membut
Lainnya
Bupati Tanah Datar Paparkan Keberhasilan TPID saat Meeting dengan Bank Indonesia
Bupati Tanah Datar Paparkan Keberhasilan TPID saat Meeting dengan Bank Indonesia
Dilantik Jadi Kadisdikpora Kampar, Aidil Ajak Semua Ele
Persiapan Rumah Yatim untuk Gelar Penyaluran Bantuan ke
Jadilah Guru Yang Mempesona Dalam Segala Suasana
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Nasional
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman,
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar