Waka DPR RI Kritik Penghargaan Kemerdekaan Pers untuk Jokowi di HPN 2019

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 19:16:38
Jokowi terima penghargaan

KANALSUMATERA.com - Politisi Fadli Zon mengkritik perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surayaba, yang salah satu agendanya memberikan penghargaan Kebebasan Pers kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Politisi Partai Gerindra itu, seperti yang diberitakan Antara menulis dalam akun twitter pribadinya @fadlizon bahwa penghargaan kepada Presiden Jokowi pada 9 Februari ini sangat ironis.

“Ini seharusnya membuat insan pers merasa prihatin,” tulisnya.

Ia mengatakan penghargaan itu terjadi di tengah kembali maraknya fenomena “blackout” untuk berita-berita yg dinilai bisa merugikan penguasa, seperti berita Reuni Alumni 212.

Selain itu, ia menilai masih hangat pemberian remisi terhadap otak pembunuhan wartawan Radar Bali yang membuat banyak orang marah.

Baca: Jelang Demo di DPR 27 Agustus 2026, Sejumlah Orang Diamankan Polisi

“Perlukah pers menjilat pada kekuasaan yg seharusnya mereka kontrol n awasi?,” tulisnya.

Ia mengatakan bahwa semua pihak perlu menyadari bahwa institusi pers bukan hanya mewakili para pekerja pers atau pemilik industri media semata, melainkan juga mewakili suara dan kepentingan publik. Pers adalah penyambung lidah publik, lanjutnya, itu sebabnya dalam kajian demokrasi atau ilmu politik, pers selalu mendapatkan atribut yang istimewa.

“Pers jangan terkooptasi oleh kepentingan pemilik modal,” tulisnya.

Sebagai penyambung lidah publik, lanjut Fadli, tentunya jadi memprihatinkan ketika sebagian pers hari ini lebih banyak hadir sebagai brosurnya penguasa, dan bukannya sebagai ‘watch dog’ yg mengawasi jalannya pemerintahan.

“Ini pula saya kira yang telah membuat kenapa kepercayaan publik kepada media-media mainstream kemudian cenderung melemah dan sumber informasi jadi beralih hampir sepenuhnya kepada ‘jurnalisme warga’, yang ada di media sosial,” tulisnya.

Baca: Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama

Fadli mengatakan hari ini ancaman terbesar terhadap kemerdekaan pers mungkin tak berasal dari penguasa, melainkan dari sikap partisan insan pers itu sendiri. Apalagi ketika pemilik media menjadi penentu arah redaksi pemberitaan.

Sehingga, ia menilai publik jadi tak mendapat liputan berimbang (cover both sides). Jika ini terjadi, tentu saja merupakan sebuah kerugian bagi perkembangan pers dan demokrasi kita, lanjutnya.

“Itu sebabnya pada peringatan Hari Pers Nasional ini, kita berharap agar pers di tanah air bisa mengingat kembali khittahnya sbg ‘fourth estate’, alias pilar keempat demokrasi,” tulis Fadli Zon. Kso



Terkait
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik
Mendagri Usulkan Pilkada Asimetris untuk Tekan Korupsi,
Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak
293 Anggota Hadir, DPR RI Gelar Rapat Paripurna Bahas S
Lainnya
Marzuki: Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Sudah Mulai Maksimal
Marzuki: Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Sudah Mulai Maksimal
Bawaslu: Pengawas Harus Peroleh Hasil Penghitungan Suar
Walikota Pekanbaru: Kita Masih Kekurangan Ribuan PNS
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak Taja "LAYANAN PASPOR
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta