BMKG Catat 15 Gempa di Atas M 5 di Maluku Utara Pagi Ini

Mawardi Tombang
Jumat, 15 November 2019 11:48:46
lustrasi gempa.

KANALSUMATERA.com -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut ada 15 gempa dengan Magnitudo (M) di atas 5 mengguncang kawasan sekitar Maluku Utara dan Sulawesi Utara hingga Jumat (15/11) pukul 10.20 WIB. Namun, Yang terakhir adalah gempa dengan M 5 pada pukul 10.12.59 WIB. Pusatnya ada di 1,77 Lintang Utara dan 126,48 Bujur Timur, atau 132 Kilometer Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara. BMKG Catat 79 Kali Gempa Susulan Pascagempa Maluku Utara
"Kedalaman 10 Km, tidak berpotensi tsunami," ungkap BMKG, dalam akun Twitter-nya, Jumat (15/11)Kedua, ada gempa dengan M 5,9 pada pukul 08.17.35 WIB. Pusatnya ada laut di 1,73 Lintang Utara, 126,39 BujurTimur, atau 140 Km Barat Laut Halmahera Barat. Kedalamannya mencapai 10 Km.

"Dirasakan (MMI) II-III di Bitung, II-III di Manado, II di Ternate, II di Minahasa Selatan, II di Tahuna," imbuh BMKG.
Selain itu, ada gempa dengan M 5,1 pada pukul 07.39.12 WIB di 140 km Barat Laut Halmahera Barat; gempa dengan Magnitudo 5,5 pada pukul 06.17.20 WIB di laut 141 Km Timur Laut Bitung, Sulawesi Utara); gempa M 5,3 pada pukul 05.42.23 WIB di 141 Km Barat Laut Halmahera Barat.
Gempa M 5,5 pada pukul 05.34.20 WIB di laut 130 Km Timur Laut Bitung; gempa M 5,2 pukul 05.15.10 WIB di 128 Km Barat Laut Halmahera Barat; gempa M 5,3 pukul 04.37.26 WIB di Laut 128 Km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara.Ada pula gempa M 6,1 pukul 04.12.56 WIB di laut 139 Km Barat Laut Jailolo; gempa M 5,2, di 134 Km Timur Laut Bitung; gempa M 5,3 pukul 03.54.02 WIB, di 137 Km Barat Laut Jailolo; gempa M 5,4 pukul 03.35.07 WIB, dengan pusat gempa di laut 139 km Timur Laut Bitung.
Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 7,4 terjadi di perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara pada pukul 23.17 WIB dan memicu tsunami kecil. Rangkaian gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil kemudian terjadi.Data Pusdalops BNPB pada Jumat (15/11) pagi mencatat dua orang mengalami luka atas nama Delvi Peo dan Mesin Bunga. Keduanya berasal dari Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate.

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo menyebut gempa itu membuat 6 rumah rusak ringan, di antaranya di Kelurahan Mayau 3 unit, Lekewi 2 unit, dan Bido 1 unit. Semuanya ada di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate. Selain itu ada 2 unit gereja rusak ringan di Kelurahan Bido dan Lelewi.
BPBD Halmahera Barat menyebut belum ada laporan dampak kerusakan maupun korban. Warga diberitakan sebagian sudah kembali ke rumah mereka masing-masing dan beraktivitas normal.
Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Barat Imron Loloroi mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan patroli dan pendataan terkait situasi di lapangan.
Sementara itu, situasi Kota Bitung dalam kondisi normal. Namun masih ada masyarakat yang bertahan di tempat tinggi karena ada gempa susulan. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa. Pantauan di Kota Ternate menggambarkan bahwa aktivitas masyarakat cenderung normal.
BPBD Kota Ternate juga menginformasikan bahwa warga yang semalam menjauh dari pantai pagi ini mulai berangsur kembali ke rumah. BPBD mengimbau untuk selalu siap siaga terkait dengan gempa susulan



Terkait
Ombudsman Dua Kali Ditolak Sidak Lapas Cibinong, Temukan Fasilitas Mewah
Ombudsman Dua Kali Ditolak Sidak Lapas Cibinong, Temukan Fasilitas Mewah
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka
Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemer
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
Lainnya
Bupati Rohil Buka Festival Pangan Lokal
Bupati Rohil Buka Festival Pangan Lokal
Komisi Hukum DPR Ingin Tahu Mekanisme Pemilihan Calon K
Guru besar : penyediaan dan pembiayaan perumahan perlu
Pemko Medan Siap Dukung Percepatan Pembangunan Provinsi
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T