Calon DOB Menyengat Petahana

Alwira Fanzary
Jumat, 1 Februari 2019 06:23:53
Alwira Fanzary Indragiri

Kesabaran kami ada batasnya. Kementerian Dalam Negeri akan dikepung puluhan ribu orang bulan Februari ini: gertak Fachrul Razi. Senator asal Serambi Mekkah itu mengancam. Lain lagi dengan Philips Wona, Senator dari Papua ini melayangkan kemungkinan terganggunya stabilitas nasional.

Aroma yang dibawa mereka yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkonas DOB) ini satu: Kami bisa urus kampung kami sendiri. Itu Poinnya.

Meskipun motif mereka ini boleh dicurigai. Mengapa saat jabatan mereka di Senayan sebentar lagi usai, dan akan pemilihan lagi baru berkoar? Hampir lima tahun apa saja yang dibuat? Tapi lumayan daripada tidak sama sekali. Senator dari Riau? Anggap saja sudah mewakilkan diri dengan suara yang ada.

Jika mengharapkan perjuangan pemekaran daerah melalui institusi DPD, rasanya mustahil dan mereka sadar itu. Lembaga tinggi negara satu ini hanya pelengkap: Tukang usul, tukang timbang, tukang awas. Berharap pada DPR yang punya wewenang legislasi? Saat ini rasanya tidak mungkin. Kepatuhan mereka pada partai mengalahkan segalanya.

Baca: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Kasus Batu Bara, Habiburokhman:

Meradangnya Forkonas DOB setelah Tjahjo Kumolo menolak 314 daerah otonomi baru. Besaran biaya pemekaran dirasa tidak sebanding dengan upaya pembangunan infrastruktur dan ekonomi sosial daerah kata Tjahjo.

Alibi Tjahjo ini lanjutan dari mitos lama yang dihembuskan Jakarta: Akan melahirkan 'Raja-Raja Kecil' di daerah. Dalam artian pemimpin di daerah akan memperkaya kantong pribadi. Memalukan cara mereka menakuti rakyat di daerah. Logikanya kan sederhana: Ada pelanggaran hukum, ya adili. Ada lembaga penegak hukum disetiap daerah.

Menyelisik kebelakang, awal reformasi menjadi masa gencar-gencarnya pemekaran wilayah: Provinsi dan Kabupaten/kota. Ini bagian dari bentuk perjuangan daerah yang menjulang kepermukaan. Dan satu paket dengan semangat pimpinan daerah tidak lagi di impor dari Jakarta.

Saat itu masa-masa emas daerah melepaskan diri dari tambatan pusat. Desentralisasi dimunculkan untuk membendung ketakutan terbentuknya negara Serikat. Namun belakangan, Jakarta tampaknya kembali merasa pongah mengurus daerah. Padahal pemerintah pusat mengurus dirinya sendiri saja dengan utang dan kekayaan sumber daya alam daerah.

Baca: Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan

Sementara, sejauh ini sudah terbukti dengan pemekaran wilayah bisa mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Atau paling tidak masyarakat mengurus kebutuhan adminsitratifnya tidak melalui jarak tempuh yang terlampau jauh lagi.

Sedikit gambaran saja. Di Riau saat ini ada 12 kabupaten/kota, separuh dari jumlah itu adalah wilayah pemekaran belasan tahun yang lalu. Dan yang masih terkatung-katung tak jelas, juga menginginkan menjadi kabupaten sendiri: Kampar Kiri, Rokan Darussalam, Mandau, dan Indragiri Selatan. Berhitung tahun keinginan masyarakat di daerah ini diabaikan.

Tidak ada alasan kuat menolak pemekaran wilayah. Apatah lagi daerah-daerah yang kekayaan alamnya melimpah ruah. Seperti Riau, Aceh dan Papua. Daerah ini berhak mengurus kampungnya sendiri melalui daerah otonom baru. Tidak usah merasa paling mampu dan paling tahu apa kebutuhan daerah.

Jika rezim berkuasa tetap berkeras hati dan mengabaikan pemekaran 314 Daerah Otonomi Baru, jelas isu ini akan diambil oposisi untuk kebutuhan elektoral. Akan ada puluhan juta suara kecewa dan berpaling. Dan alamatlah tahun ini pucuk pimpinan negara berpindah tangan. Sila dipilih.

Baca: Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal

Oleh : Alwira Fanzary Indragiri

- Ketua OKP Lingkar Anak Negeri Riau (LAN-R)

- Wartawan

Terkait
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Lainnya
Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur
Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur
Beberapa Ruas Jalan Nasional di Dairi Diperbaiki, Warga
Jadi Tim Saksi Cagub, Ketua KPU Palembang akan Disidang
Bawaslu Riau Ekspos Hasil Pengawasan Kepada 72 Insan Pe
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di