Eks Kader Cerita Bagi-bagi Duit di KLB Demokrat Deli Serdang

Mawardi Tombang
Jumat, 12 Maret 2021 07:54:21

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Bolaang Mongondow Utara, Rahman Dontili, menceritakan pengalamannya mengikuti Kongres Luar Biasa atau KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Rahman merupakan salah satu peserta dalam hajatan yang menetapkan Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2021-2025 tersebut.

"Berangkat dari Bolmut tanggal 2 ke Jakarta, menginap di Jakarta dua malam, tanggal 4 berangkat (ke Sumatera Utara)," ujar Rahman, Kamis, 11 Maret 2021.

Rahman mengatakan ia awalnya dihubungi oleh mantan pengurus pusat Partai Demokrat berinisial VG. Menurut Rahman, ia memutuskan berangkat mengikuti KLB itu lantaran diiming-imingi uang Rp 100 juta.


Di sisi lain, ia khawatir ada informasi bahwa 412 pemilik suara diklaim bakal hadir di KLB. Dia memperhitungkan posisinya akan terancam jika kemudian hasil KLB itu disahkan oleh pemerintah.

Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama

Kemudian, Rahman mengatakan lagi ternyata mayoritas yang hadir bukanlah pemilik suara. Sebelas tahun menjadi kader Demokrat, dia mengklaim bakal mengenali wajah-wajah para ketua DPC. "Namun tengok kanan-kiri enggak ada yang kenal, cuma sekelompok torang saja yang kenal," tutur Rahman.

Itu sebabnya, Rahman lantas melapor kepada DPP Partai Demokrat sekembali dari Deli Serdang. Dia salah satu yang memberikan testimoni ihwal acara KLB tersebut.

Rahman mengakui dia pun telah menerima Rp 100 juta dari panitia KLB. Sebanyak Rp 25 juta disebutnya diberikan di Bellagio Residence pada 2 Maret malam, adapun sebanyak Rp 75 juta dibayarkan di Deli Serdang.

"Karena torang sadar mencintai Partai Demokrat, uang Rp 100 juta tidak bisa menutupi kebenaran hati ini. Risikonya sudah lumayan, dipecat (dari ketua DPC), mereka (panitia KLB) sendiri juga membohongi kami," katanya.

Sedikit berbeda, Wakil Ketua DPC Kotamobagu Sulawesi Utara, Gerald Piter Runtuthomas mengaku hanya menerima Rp 5 juta dari panitia KLB lantaran dirinya bukan pemilik suara. Sempat protes, Gerald mengatakan mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin kemudian membagi-bagikan Rp 5 juta sehingga total uang yang diterima Rp 10 juga.

Baca: Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri

Gerald mengatakan ia awalnya juga tak mengetahui ihwal lokasi penyelenggaraan KLB di Deli Serdang. Gerald mengatakan ia menerima tiket pesawat dari Manado menuju Bandara Juanda Surabaya, kemudian dari Surabaya menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Jakarta, lalu menuju Bandara Kualanamu, Medan. "Awalnya saya tidak tahu lokasinya di Deli Serdang," kata Gerald.

Adapun panitia KLB Demokrat Deli Serdang berkali-kali membantah adanya janji maupun pembagian uang Rp 100 juta. Salah satu pendukung KLB, Hencky Luntungan, yang ada hanyalah penggantian uang transportasi untuk peserta.

Baca: Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT

Sumber: tempo.co

Terkait
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Lainnya
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
Cerita Kesadaran Warga Batam Lepas Bantuan PKH
Proyek LRT Medan Binjai Deliserdang Tidak Tergantung AP
Buron Korupsi Alih Aset, Eks Ketua DPRD Surabaya, Wisnu
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Hukum
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini