Indonesia Kecam Pembantaian 150 Warga Muslim di Mali

Alwira Fanzary
Jumat, 29 Maret 2019 17:40:37
Arrmanatha Nasir

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Indonesia mengeluarkan kecaman atas pembantaian kelompok bersenjata yang menewaskan 150 orang etnik Muslim Fulani di Mali, Sabtu pekan lalu.

"Kami sangat mengecam penggunaan kekerasan di manapun itu, termasuk yang terjadi di Mali," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Jumat 29 Maret 2019.

Dilaporkan, lebih dari 150 orang tewas dalam serangan terhadap sebuah desa di Mali pada hari Sabtu pekan lalu, oleh orang-orang bersenjata yang mengenakan pakaian tradisional Dogon. Orang-orang bersenjata tersebut mengepung desa saat subuh, sebelum menyerang warga di rumah-rumah mereka di Ogossagou, wilayah Mopti. Para penyerang menargetkan anggota komunitas etnis Muslim Fulani, yang dituduh memiliki hubungan dengan jihadis.

"Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi dan kita tentu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban," ujar Arrmanatha.

Baca: Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem

Seorang pejabat keamanan setempat, seperti dikutip BBC mengatakan, para korban serangan mematikan itu dibunuh dengan senjata dan parang.

Saksi mata juga mengatakan bahwa hampir semua gubuk di desa itu telah dibakar. Wali kota desa tetangga Ouenkoro, Cheick Harouna Sankare, menyebut serangan itu sebagai sebuah pembantaian.

Bentrokan antara pemburu Dogon dan kelompok etnik Fulani semi nomaden itu kerap terjadi karena berebut akses atas tanah dan air. Namun, Dogon juga menuduh Fulani memiliki hubungan dengan kelompok jihadis. Sebaliknya, anggota etnik tersebut menuding militer Mali yang telah mempersenjatai para pemburu itu untuk menyerang mereka. Kso

Terkait
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Komisi IV Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Rencana Koalisi Nasdem-Golkar, Politisi PDI P: Takut Ketinggalan Kereta
Rencana Koalisi Nasdem-Golkar, Politisi PDI P: Takut Ketinggalan Kereta
Operasi Zebra Hari Pertama di Kepri, 109 Pengendara Ken
Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup dengan Seutas Tali, Seor
Warga Geruduk Rumah yang Dijadikan Tempat Kumpul LGBT d
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi