Kapolri Sebut Tak Ada Lagi Perwira Polri Menganggur Setelah Sekolah

Mawardi Tombang
Kamis, 26 November 2020 14:24:51

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan atau perwira polri menganggur setelah mereka lulus sekolah di bawah kepemimpinannya. Mereka yang telah selesai sekolah, langsung ditempatkan sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

"Pembinaan personel mengacu pada reward and punishment. Dan di era ini, tidak ada anjak lagi. Semua sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono melalui keterangan tertulis pada Kamis, 26 November 2020.

Argo menjelaskan, perombakan personel ini merupakan salah satu program Kapolri Jenderal Idham Azis untuk membenahi intenal Polri. Ia mengatakan, dulu, para komisaris besar harus menunggu satu sampai dua tahun untuk mendapat penempatan.

"Sekarang tidak lagi. Mereka yang lulus sekolah langsung diberi job," tambah Argo.


Lebih lanjut, Argo mengatakan, perombakan manajemen organisasi ini merupakan penguatan Polri yang profesional, modern dan terpercaya. "Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul," kata dia.

Baca: Menteri Jumhur Soroti Tanggung Jawab Negara Besar Pulihkan Lingkungan di Forum BRICS

Sumber: tempo.co



Terkait
15 Srikandi Polisi Militer Kawal Kirab Bendera Pusaka dari Monas Menuju Istana
15 Srikandi Polisi Militer Kawal Kirab Bendera Pusaka dari Monas Menuju Istana
DPR Dukung Aturan SPPG Beli Pangan Sesuai HAP demi Lind
Nanik S Deyang Bocorkan Penggantinya di BGN, Sudaryono
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
Camat Kulim Marzali Resmi Kukuhkan Ketua LPM, Forum RT/RW dan RT RW se Kelurahan Pebatuan
Camat Kulim Marzali Resmi Kukuhkan Ketua LPM, Forum RT/RW dan RT RW se Kelurahan Pebatuan
Picu Kebakaran di SPBU Gadut Agam, Hati-hati Modifikasi
Final All England: Ratu Bulu Tangkis Dunia Tumbang
Faisal Basri Anggap Penurunan Tiket Pesawat hanya Bohon
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat