Kepala BP2MI Bakal Dorong Dana Abadi untuk Keluarga PMI

Mawardi Tombang
Sabtu, 18 November 2023 09:53:57

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani berencana akan mengusulkan kepada pemerintah terkait 'dana abadi' untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Benny mengatakan, dana abadi tersebut bisa digunakan oleh para pahlawan devisa untuk kebutuhan pendidikan keluarganya.

"Kita ingin ada jaminan negara bagi dana abadi pendidikan bagi pekerja migran Indonesia agar tidak mengalami keterputusan pendidikan yang ingin menjadi tulang punggung bagi masa depan pendidikan keluarga mereka," kata Benny kepada wartawan usai lembaga yang dia pimpin menerima penghargaan Gatra Award 2023, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jumat (17/11/2023).

Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu menjelaskan, dana abadi tersebut nantinya akan mencakup semua hal. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan bisnis milik PMI jika sudah pensiun menjadi PMI.

Menurut Benny, hal tersebut sudah sesuai dengan hasil devisa yang diberikan dari kantong PMI yang setiap tahunnya menyumbangkan sebesar Rp159 triliun kepada negara. Oleh karena itu, lanjut Benny, sudah seharusnya negara dan semua perangkat pemerintah menjamin kesejahteraan bagi PMI.

Baca: Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) itu mengatakan, dana abadi tersebut merupakan komitmennya untuk menyejahterakan PMI.

"PMI ini memberikan devisa kepada negara Rp159 terliun setiap tahunnya, sudah seharusnya negara memberikan kesejahteraan bagi PMI, sudah seharusnya negara menyisihkan penghasilan itu menjadi dana abadi," ujar dia.

"Jadi jika ada PMI sakit, meninggal, urusan kesehatan, pendididikan, masa depan mereka dan untuk mengembangkan bisnis mereka ketika tidak kembali lagi bekerja ke luar negeri ini bisa difasilitasi melalui dana abadi itu, itu mimpi saya sebelum berakhir menjabat sebagai Kepala BP2MI," terang dia.

Benny mengatakan, akan terus mendorong dana abadi bagi PMI tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para anggota DPR RI demi kesejahteraan para pahlawan devisa.

"Tentu ini akan kita dorong terus kepada pemangku kepentingan, Pak Presiden dan politisi yang ada di Parlemen, di waktu yang sangat terbatas ini dan tentun menjelang akhir kepemimpinan saya, mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan ini bisa direspon positif," tutur dia.

Baca: Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Perkuat Soliditas Satuan

Selain itu, Benny yang menerima langsung Gatra Awards 2023, mempersembahkan penghargaan itu untuk jutaan PMI yang sedang berjuang mengadu nasib di luar negeri.

"Terima kasih kepada Gatra Media Grup, suatu kehormatan dan ini lebih layak diterima oleh 4,8 juta pekerja migran Indonesia yang sedang berada di 67 negara di dunia," ucap Benny.

"Mereka orang-orang hebat untuk dan atas nama kehidupan, masa depan mereka berani meninggalkan orang-orang tercinta di kampung halaman. Mereka berani meninggalkan keluarga dan mereka berani meninggalkan Indonesia," imbuhnya.

Menurut Benny, para PMI merupakan pejuang yang kerap diselimuti pandangan negatif banyak orang, bahwa mereka adalah manusia rendahan. Padahal, kata dia, peran PMI bagi bangsa ini sangatlah besar.

"Mereka sedang berjuang hari ini untuk bagaimana persepsi buruk tentang mereka, yang selalu menganggap mereka orang-orang rendahan, orang yang tersingkirkan dan layak disingkirkan, orang-orang yang selama ini dihinakan," tutur Benny.

Baca: Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba

"Padahal mereka adalah penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara kita Rp159,6 triliun per tahun disumbangkan oleh mereka," sambung Wakil Ketua Umum Hanura.

Dalam kesempatan itu, Benny pun mengajak seluruh pihak untuk memerangi sindikat penempatan ilegal, maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebab tindak pidana tersebut sangat merugikan, khususnya terhadap PMI.

"Dalam tiga tahun terakhir saya memimpin BP2MI, 106 ribu (PMI) dideportasi dari negara-negara penempatan, 2.400 yang kembali ke Tanah Air dalam peti jenazah, 2-3 peti jenazah setiap hari kembali ke negara kita. Dalam tiga tahun kembali dalam keadaan sakit, cacat secara fisik, hilang ingatan, depresi ringan, depresi berat," jelas dia.

Benny mengakui, aksi penempatan ilegal maupun TPPO, ialah kejahatan kemanusiaan yang cukup sulit untuk disentuh hukum. Sebab, ada beking-beking dari oknum-oknum yang memiliki kekuasaan.

"Saya ingin menyampaikan republik ini tidak diproklamirkan untuk pejabat negaranya yang disumpah atas nama Tuhan dan agama dan konstitusi negara untuk duduk satu meja bersama dengan mafia dan para sindikat untuk minum kopi dan makan siang bersama," papar Benny.

Baca: Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah

"Republik ini dimerdekakan untuk memerdekakan anak-anak bangsa dari kemiskinan, kebodohan dan eksploitasi," kata dia.

"Selamat ulang tahun Gatra, mudah-mudahan tetap independen, merdeka, dan menjadi obor dan lilin kegelapan negara kita," imbuh Benny.

Terkait
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
Sosialisasi Empat Pilar dengan Perempuan Muhammadiyah,
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Tangkap Pelu
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelayanan Faskes Puskesmas Talang
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelayanan Faskes Puskesmas Talang
Pemkot Lhokseumawe Umrahkan Puluhan Pimpinan Balai Peng
Terkuaknya Kebohongan Pendeta Hidupkan Orang Mati
Tiga Hari Hilang, Siswi SMA Ditemukan Mengambang di Sun
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Nobar Piala Dunia TVRI Lampung Jadi Ajang Promosi Efektif, Penjualan UMKM Ikut Terdongkrak
Nobar Piala Dunia TVRI Lampung Jadi Ajang Promosi Efektif, Penjualan UMKM Ikut Terdongkrak
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Pe
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Berbenah Demi K
Global
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hukum
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
225 Hektare Lahan Petani Dikuasai Agrinas, Warga Bengka
Diduga 225 Hektare Lahan Kelompok Masuk Kawasan Kelolaa
Pendidikan
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 0
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I