Ketua Genpi Riau Osvian Putra Wakili Indonesia di Asia Pacific Tourist Guide Contes

Alwira Fanzary
Jumat, 22 Maret 2019 14:18:59
Osvian Putra (baju merah)

KANALSUMATERA.com - Setelah melewati seleksi panjang di beberapa tahapan, Osvian Putra akhirnya melaju ke babak berikutnya untuk menjadi yang terbaik diajang Asia Pacific Tourist Guide Contest yang akan digelar di Singapura, 22-24 Maret mendatang.

Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media Kemenpar Don Kardono mengatakan, Asia Pacific Tourist Guide Contest adalah ajang tempat berkumpulnya para tourist guide terbaik dari masing-masing negara se-Asia Pacific.

Dalam pelaksanaannya nanti, akan diadakan konggres untuk membicarakan eksistensi dan capacity building profesi tourist guide pada masa depan. Selain itu juga diadakan pemilihan tourist guide terbaik di kawasan Asia-Pacific. Adapun metode pemilihannya, kali ini setiap peserta diminta membuat short video dengan tema "Why do you need a tourist guide."

“Kita patut bangga dengan lolosnya Osvian Putra di ajang ini. Bagaimana pun, pariwisata tak lepas dari keberadaan guide. Merekalah yang membantu wisatawan lebih dalam untuk menyelami dan memahami sebuah destinasi wisata. Karena itu, saya mengajak masyarakat Indonesia turut berpartisipasi untuk vote Osvian Putra melalui web www.easypoll.net,” ujarnya, Rabu (20/3).

Baca: Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan

Terkait short video, Osvian Putra mengaku tertarik mengangkat kisah penamaan baju yang kerap disebut Teluk Belanga. Zaman dulu, baju ini biasa dipakai orang-orang Indonesia, terutama masyarkat Melayu. Sampai sekarang, walaupun banyak yang tahu namanya, namun belum banyak yang paham sejarahnya.

“Alkisah, pada awal abad ke-19, masyarakat pedalaman Sumatera yang kebanyakan hidup dari bertani dan berkebun, biasa membawa hasil panen ke Temasek (sekarang Singapura). Saat itu, Temasek adalah pusat perekonomian di kawasan Selat Malaka dan sekitarnya,” jelasnya.

Setelah hasil bumi terjual, sebagian orang membelanjakan uangnya untuk membeli bahan pakaian berupa kain yang banyak dijual oleh pedagang keturunan India. Tempat mereka berdagang bahan tekstil mentah itulah yang kelak bernama Little India di Singapura.

Mereka kemudian membawa kain yang dibelinya ke tukang jahit yang banyak beroperasi di kawasan Telok Blangah. Saat mereka pulang ke kampung halaman dan ada yang bertanya buatan manakah baju tersebut, maka akan dijawab: ‘Telok Blangah’.

Baca: Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal

“Dari jawaban itulah, akhirnya orang mengenal istilah baju Teluk Belanga. Kisah seperti itu hanya bisa didapatkan oleh seorang wisatawan dari tourist guide. Sebab, kearifan lokal seperti itu tidak ditemukan penjelasannya di internet,” tegasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, ada banyak hal yang bisa disampaikan seorang tour guide. Bukan hanya sebatas destinasi wisata yang dikunjungi, tetapi bisa mengupas tentang budaya masyarakat sekitar, sejarah daerah setempat, kuliner, adat istiadat, dan lain-lain.

“Saya berterimakasih pada setiap tour guide yang telah memperkenalkan Indonesia pada wisatawan, khususnya mancanegara. Cerita-cerita yang disampaikan tersebut otomatis akan menambah wawasan wisatawan, dan mungkin membuat mereka penasaran sehingga suatu hari akan kembali ke Indonesia untuk menelisi cerita yang berbeda,” ungkapnya.(*)

Terkait
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerinta
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Lainnya
Peduli Warga Tak Mampu, Mahasiswa Ucapkan Terima Kasih Kepada Kapolsek Tambang
Peduli Warga Tak Mampu, Mahasiswa Ucapkan Terima Kasih Kepada Kapolsek Tambang
Akhirnya Pengguna Narkoba itu Mengaku Dalang Pencurian
Kurir Sabu 2 Kg Atiam Divonis 18 Tahun Penjara, Hal Mem
Kunjungi Kampar Kiri, Saidul Tombang Diharapkan Masyara
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha