KPK Periksa Direktur Sarana Jaya di Kasus Pembelian Lahan Rumah DP 0

Mawardi Tombang
Selasa, 23 Maret 2021 15:29:55

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta Tahun 2019. Pembelian lahan itu direncanakan untuk pembangunan rumah DP 0 rupiah.

Kemudian, ada dua saksi yang dipanggil ialah Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya Bima Priya Santosa dan wiraswasta Rudy Hartono Iskandar. "Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK Jalan Kuningan Persada," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa, 23 Maret 2021.

Saat ini, KPK sedang mengusut dugaan kasus korupsi pengadaan tanah. KPK belum dapat menyampaikan lebih detil kasus dan tersangka.Sebab kebijakan pimpinan KPK soal pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan.

Selain itu, KPK juga menyebut pengadaan tanah di Munjul untuk bank tanah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Selain itu, dalam penyidikan kasus tersebut, KPK telah memeriksa tiga pegawai Perumda Pembangunan Sarana Jaya masing-masing Indra, Wahyu, dan Yadhi.

Baca: Wabup Kampar Dorong PSEL Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan


Penyidik KPK sedang mendalami pengetahuan pegawai Sarana Jaya soal kegiatan usaha dari Perumda dalam pembelian sejumlah aset tanah.

Baca: BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG, Ini Alasan dan Batas Waktu Konsumsinya

Sumber: tempo.co

Terkait
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Baru Tekan Ruang Fiskal Pemerintah
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Baru Tekan Ruang Fiskal Pemerintah
Tunjangan Profesi Guru Kemenag Melonjak 700 Persen, Men
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun,
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Lainnya
Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur
Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur
Tokoh Masyarakat Riau-Kepri Minta Mendikbud Potensi Put
Pemko Pekanbaru Luncurkan 5 Bus Vaksin Keliling, Masyar
Gunung Anak Krakatau Kembali Bergeliat, Terjadi 27 Kali
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi