Oknum LPK Palak PMI, Kepala BP2MI: Jangan Main-main Sama PMI!

Mawardi Tombang
Senin, 4 September 2023 18:37:29

KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengaku geram mendengar kabar adanya pungutan liar atau pemalakan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh oknum Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Benny mengungkap bahwa modus pemalakan yang dilakukan LPK terhadap PMI dengan nilai yang cukup fantastis sekitar Rp10 hingga Rp20 juta, dengan dalih sebagai ucapan terima kasih.

"Para LPK ini “nakal-nakal”, meminta uang kepada pekerja migran Indonesia sebagai tanda terimakasih, padahal itu tidak dibenarkan dalam Undang-Undang, itu namanya pemungutan liar, saya katakan, jangan main-main sama pekerja migran Indonesia," kata Benny kepada wartawan usai melepas 141 PMI ke Korea Selatan dalam sektor fisihing dan manufaktur di kantor BP2MI, Pancoran, Jakarta (4/8/2023).

Yang membuat Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu semakin geram adalah karena oknum-oknum LPK “nakal” tersebut mengklaim bahwa para PMI yang lolos seleksi ke negara penempatan berkata peran penting LPK.

Baca: DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan

"Bahkan urusan sending nama-nama yang sudah lulus Government to Government atau G to G ke Korea Selatan itu bahwa hasil kerja mereka, karena itu mereka minta uang kepada pekerja migran Indonesia," ujarnya.

Oleh karena itu, mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) itu mendorong Dinas Ketenegakerjaan di semua wilayah Indonesia untuk mencabut pencabutan izin LPK yang melakukan praktik pemalakan terhadap PMI.

"Itu tidak kecil, Rp10-20 juta. Kami bakal ambil tindakan tegas terhadap oknum LPK ini, kami dorong untuk dicabut pihak yang memberikan izinnya. Kalau sampai ada tindak pidana penipuan dan lainnya, akan kami tindak," tegas Benny.

Benny menegaskan bahwa BP2MI pun tidak bisa mengatur kelulusan tes hingga mengatur keberangkatan PMI ke luar negeri. Apalagi LPK hanya sebatas lembaga yang tidak diberikan wewenang dalam hal itu.

Baca: KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel

Dia mengatakan, yang berhak mengatur kelulusan pahlawan devisa itu adalah otoritas dari para pihak yang membutuhkan PMI.

"LPK nakal ini membangun cara berpikir seolah-olah karena peran mereka, sehingga sebelum PMI terbang, dipalak untuk memberikan uang terima kasih, saya katakan kepada para pekerja migran Indonesia, itu semuanya bohong dan akal-akalan LPK," tegasnya.

Benny pun mengimbau kepada para PMI untuk tidak takut membuat laporan kepada BP2MI terhadap oknum LPK yang melakukan pemalakan. Dia mengatakan, bahwa lembaganya menunggu laporan resmi dari PMI agar bisa menindak tegas oknum LPK.

"Kita sudah minta kepada pekerja migran Indonesia untuk tidak takut melaporkan kepada kita atas tindakan pemalakan yang dilakukan oleh oknum LPK nakal-nakal ini, kami menunggu laporan itu agar bisa melakukan tindakan hukum," tuturnya. Rls



Terkait
MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai APBN 2028
MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai APBN 2028
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Lainnya
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda Masuk Jajaran Terbaik 2026
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda Masuk Jajaran Terbaik 2026
Beri Penghargaan Inovatif, PJ walikota luncurkan aplika
Mengenal Eddy Hiariej, Wakil Menteri Hukum dan HAM Pili
Profil Pangdam Jaya Dudung yang Lantang Siap Lawan FPI
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Indonesia Hormati Grasi Presiden Filipina untuk Mary Jane Veloso
Indonesia Hormati Grasi Presiden Filipina untuk Mary Jane Veloso
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Bero
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman,