Pengurus AKAPSI Temui Menko Luhut, Dr. Kamsol: Terkait Munas dan Masa Depan Kelapa Sawit

Mawardi Tombang
Rabu, 15 Juni 2022 10:59:32
Menko Luhut Binsar Pandjaitan bersama dengan pengurus AKAPSI

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Penjabat (Pj.) Bupati Kampar Dr. H Kamsol selaku Sekretaris Asosiasi Kabupaten Penghasil Kelapa Sawit Indonesia (AKPSI) diterima langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (HOR) (Pur) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A. Kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti tentang masa depan kelapa sawit di Indonesia.

Pengurus AKAPSI lainnya yang hadir diantaranya, Muhammad Asri Anas Direktur Eksekutif AKAPSI, DR. Instiawati Ayus, SH, MH selaku majelis pertimbangan. Kemudian ada juga Direktur Kajian, Hukum dan Advokasi, dan beberapa bupati yang tergabung didalam AKAPSI. Terlihat juga hadir Bupati Pasaman Barat Sumatera Barat H. Hamsuardi, S. Ag.

Kunjungan Pj. Bupati Kampar ke Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi disambut langsung di ruang kerja Menko Marves di Jakarta, Selasa, (14/06/2022) kemarin.

Pada kesempatan tersebut Menko Marves RI Luhut Binsar Panjaitan menerima langsung kunjungan Pj. Bupati Kampar bersama pengurus AKAPSI dan berdiskusi terkait masa depan kelapa sawit di Indonesia. Sekarang Kemenko Marves lakukan penertiban dengan menurunkan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan RI mulai dari Perkebunan, Perusahan Sawit, Hak Guna Usaha, Produksi hingga sampai menjadi CPO.

Luhut Binsar Panjaitan yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat AKAPSI RI menyampaikan berapa poin penting dalam menyikapi perkebunan sawit maupun terhadap harga sawit di masyarakat dan berharap harga di masyarakat berada pada level Rp. 2.500.

Baca: Anies Baswedan dan AHY Mesra Saat Nonton Formula E di Sirkuit Ancol

Termasuk pengaturan pupuk, sehingga pertanian itu terintegrasi antara Kementan, subsisdi pupuk pemerintah dan dana desa maka akan diperoleh efisiensi, biaya akan turun. "Maka penjualan akan memberikan keuntungan kepada masyrakat " kata Menko Marves saat bincang dengan pengurus AKAPSI tersebut.

Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol MM menyatakan bahwa kedatangan ini bertujuan menyampaikan hasil dari pertemuan dari AKAPSI yang diadakan beberapa waktu lalu serta perkembangan terkini terhadap persawitan di Indonesia serta kondisi terkini perkebunan sawit di Kabupaten Kampar terutama terkait lahan di tanah ulayat yang merupakan milik dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Kampar.

"Alhamdulillah kami diterima langsung oleh pak Luhut Binsar Panjaitan bersama dengan dua orang staf, pengurus AKAPSI menyampaikan hasil pertemuan yang lalu tentang pembentukan organisasi dan meminta kepada bapak Menteri dapat menjadi dewan pengarah AKAPSI.

Selanjutnya pengurus akan melaksanakan Munas AKAPSI pada tanggal 16 Juli 2022 di Jakarta yang akan mengundang 154 kabupaten penghasil sawit dan 5 gubernur selaku provinsi penghasil sawit serta kepala desa yang memiliki kebun kelapa sawit." terang Kamsol panjang lebar.


Dr. H. Kamsol menyatakan bahwa kesempatan berdiskusi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi terkait dengan kelapa sawit. Menko menyampaikan bahwa kondisi sekarang BPKP sedang melaksanakan pemeriksaan terhadap seluruh perusahaan-perusahaan sawit yang ada di Indonesia mulai dari status lahan, buah sawit sampai menjadi CPO.

Baca: PKS Tagih Janji Presiden Anggaran Kerumahtanggaan Desa ke Menteri

"Ini sedang di audit oleh BPKP dan berharap segera selesai dan bisa nanti disampaikan kepada seluruh daerah" kata Dr. Kamsol menirukan kata Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

"Terkait dengan Munas AKAPSI, pengurus meminta kepada bapak Luhut untuk dapat dihadiri Pak Presiden Joko Widodo yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Juli di Jakarta nanti." tambah Kamsol.

Dalam diskusi ini pengurus AKAPSI menyampaikan pendapat bahwa di dalam Munas tersebut akan ada pembahasan atau masukan terkait dengan tata kelola sawit dan pemanfaatannya untuk masyarakat banyak. Pengurus AKAPSI juga menyampaikan kepada bapak menteri bahwa banyak aturan yang tidak sinkron antara Kementerian ATR /BPN, Kementerian Pertanian.

Selain itu pelaksanaan 20% terhadap lahan bagi masyarakat tidak sepenuhnya dapat dilaksanakan karena masing-masing kementerian memiliki regulasi dan aturan. Di mana di daerah mengakibatkan ada kebingungan dalam penerapan.

Kesempatan tersebut juga dia menyempatkan menyampaikan tentang kondisi Kabupaten Kampar, bahwa banyak tanah ulayat khususnya di Kabupaten Kampar yang bermasalah.

Baca: Usai Berlaku di Retail, Mulai Pekan Depan Minyak Goreng Murah Berlaku di Pasar Tradisional

"Persoalan-persoalan yang terjadi di antara perusahaan dan masyarakat dan lahan ini kita harapkan dapat di audit juga, melihat, memeriksa terkait dengan tanah adat yang ada di wilayah Kabupaten Kampar Karena rata-rata perusahaan juga menguasai tanah adat dan tanah ulayat " Kata Kamsol lagi. (rls)

Sumber foto: dari Humas Kemenko Marves RI

Terkait
Awal Bulan Februari Pemerintah Uji Coba BBM B40 Berbasis Kelapa Sawit
Awal Bulan Februari Pemerintah Uji Coba BBM B40 Berbasis Kelapa Sawit
Tercatat 257 Rumah Warga Ambruk Akibat Gempa Bumi di Ba
Peneliti BMKG Memprediksi Pulau Jawa akan Alami Tsunami
Lainnya
BMKG Catat Terjadi Peningkatan Aktivitas Gempa Pada Januari 2021
BMKG Catat Terjadi Peningkatan Aktivitas Gempa Pada Januari 2021
35 Warga Tertangkap Tak Pakai Masker di Bangkinang, Dib
Peduli Korban Asap, Posko Kesehatan RAPP Ramai Pengunju
Solskjaer Tantang Skuat MU Koleksi 10 Kemenangan Berunt
Leisure
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Pemprov Riau Gelar Lomba Desa Wisata, Berikut Desa Peme
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Awas.. Ada Judi Berbungkus Game Anak-Anak di iOS
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Meng
Ekonomi
Sayur Mayur Kabupaten Tanah Datar Resmi Disalurkan di Pekanbaru oleh Koperasi Talen Tani Berkah
Sayur Mayur Kabupaten Tanah Datar Resmi Disalurkan di Pekanbaru oleh Koperasi Talen Tani Berkah
Februari Mendatang, Harga Kelapa Sawit Akan Melejit Nai
Gubernur Riau Resmikan Kantor Markplus Pekanbaru
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Politik
Terima Audiensi KPU, Pj. Bupati Kampar Siap Sukseskan Pemilu 2024
Terima Audiensi KPU, Pj. Bupati Kampar Siap Sukseskan Pemilu 2024
Terima Audiensi KPU, Pj. Bupati Kampar Siap Sukseskan P
DPRD Riau Soroti Penunjukan Plt. Sekwan Tanpa Melibatka
Hukum
Marketplace 'Jago Hukum' Hadir Pertama di Indonesia, Targetkan 80% Masyarakat Buta Hukum
Marketplace 'Jago Hukum' Hadir Pertama di Indonesia, Targetkan 80% Masyarakat Buta Hukum
Pengacara Bantah Kakanwil BPN Riau Terlibat Kasus Tipik
Tak Terima Tuduhan, Sekretariat DPRD Pekanbaru Ancam La