Produksi Melimpah, DPR Sesalkan Pemerintah Impor Jagung

Alwira Fanzary
Rabu, 30 Januari 2019 20:22:17
Panen jagung

KANALSUMATERA.com - Ketua Komisi IV DPR Roem Kono menyayangkan kebijakan Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution yang membuka lagi keran impor jagung untuk pakan ternak tanpa kuota hingga pertengahan Maret 2019.

Seperti yang dilansir Sindonews.com, Roem beralasan, produksi jagung saat ini tengah melimpah karena berbagai daerah sedang memasuki musim panen raya.

"Perlunya impor jagung itu kan hanya pendapat Menko Darmin saja jika dilihat dari sisi ekonomi. Tapi dilihat dari fakta lapangan tidak begitu, justru awal tahun 2019 ini kita sedang menghadapi panen raya jagung. Menko Darmin sebaiknya turun ke lapangan," ungkap Roem Kono dalam keterangan tertulis, Rabu (30/1/2019)

Roem yang menghadiri panen raya jagung di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menegaskan bahwa fakta di lapangan, selain Gorontalo, daerah yang memasuki panen raya saat ini yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera.

"Hampir seluruh Indonesia akan panen. Jadi, sebaiknya jangan terlalu banyak bicara impor jagung. Impor itu diperlukan hanya sewaktu-waktu saja dan memang kondisi produksi jagung Indonesia hingga saat ini sudah mencapai swasembada," tegasnya.

Baca: Mendikdasmen Tegaskan MBG Hanya untuk Siswa yang Membutuhkan, Pelibatan Kantin Masih Dikaji

Roem menjelaskan selama volume impor masih di bawah 10%, produksi dalam negeri dapat disimpulkan mencapai swasembada. Terbukti, di tahun 2019, impor jagung hanya 30.000 ton, sementara produksi jagung 3 sampai 4 juta ton.

"Jadi impor 30.000 ton itu tidak perlu dibesar-besar. Seharusnya yang kita bicarakan produksi pada Januari 2019 mencapai 1,2 juta ton," tegasnya.

Roem menambahkan, untuk produksi di Gorontalo saja di bulan Januari 2019 mencapai 300.000 ton. Kemudian, produksi jagung secara nasional hingga Maret 2019 mencapai 3-4 juta ton.

"Jangan sampai hasil kerja keras petani diabaikan, demi segelintir orang yang menikmati keuntungan. Jadi ketersediaan jagung dalam negeri aman. Jumlah impor saja kan 30.000 ton masih jauh di bawah produksi di Gorontalo," jelasnya.


Lebih lanjut Roem menegaskan bahwa melihat fakta lapangan dan data tersebut, Menko Perekonomian Darmin Nasution tidak etis membicarakan ke publik tentang perlunya impor. Hal itu menurut dia sebaiknya dibicarakan pada rapat koordinasi saja.

Baca: Anggota DPR Usulkan Pelatihan Calon Manajer Kopdes Tetap Berjalan Tanpa Latsarmil

"Jadi sekali lagi saya tegaskan Menko Darmin harus turun ke lapangan, lihat fakta data lapangan. Saya optimis produksi jagung kita saat mencukupi kebutuhan," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibi mengatakan di tahun 2018, produksi jagung di Gorontalo sangat membanggakan. Hal ini terlihat dari Gorontalo mampu mengekspor jagung 113.000 ton.

"Kenapa ini bisa dicapai? Karena Kementan memberikan bantuan bibit unggul dan tidak melalui tender, pupuk pun turun tepat waktu, dikawal oleh TNI," tuturnya. Kso

Terkait
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Lainnya
Santri Ponpes di Riau Meninggal Dunia di Kolam
Santri Ponpes di Riau Meninggal Dunia di Kolam
Berdalih Galian C di Kuansing Belum Ada Yang Berizin, P
Susi Pudjiastuti dan Luhut Pandjaitan Dapat Tanda Jasa
BPN Prabowo-Sandi Resmi Laporkan KPU RI ke DKPP
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I