Terkait Karhutla, Mahasiswa Minta Kapolda Riau Dicopot
PEKANBARU, KANALSUMATERA.com - Mahasiswa Universitas Riau bentrok dengan aparat dalam aksi demonstrasi yang bertempat di depan Kantor Kapolda Riau, Selasa (17/9/2019).
Aksi ini bermula atas permintaan Mahasiswa Aksi Demonstrasi Universitas Riau untuk masuk ke dalam Kantor Kapolda Riau.
Beberapa kali Mahasiswa aksi mencoba melakukan negosiasi yang dikomandoi Koordinator Lapangan, Juni Saputra, kepada pihak aparat kepolisian namun tidak digubris.
Kerusuhan pecah dikarenakan tidak adanya respon langsung dari aparat, diikuti dengan Mahasiswa yang mencoba menerobos pagar kantor kepolisian dan melempar botol-botol minuman dan sepatu ke arah pihak aparat.
Baca: BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
Untuk membubarkan kerusuhan, pihak aparat menembakkan water cannon kepada Mahasiswa Aksi serta mengerahkan sejumlah personil kepolisian demi mengamankan situasi.
Atas tindakan represif yang dilakukan aparat, Mahasiswa Aksi Demonstrasi sempat menjauh dari kantor Kapolda Riau.
Aksi demonstrasi Mahasiswa ini menuntut untuk mencopot Kapolda Riau yang dinilai harus bertanggung jawab atas bencana kabut asap.ks
