Tiga Siswi Tewas Tenggelam saat Ujian Praktik Sekolah
KANALSUMATERA.com - Tiga siswa SMP Negeri 25 Semarang, Jawa Tengah tewas tenggelam di sebuah kolam renang. Mereka tenggelam saat tengah mengikuti ujian praktik sekolahnya, Sabtu, 16 Februari 2019.
Peristiwa itu terjadi di kolam renang Paradise Club Jalan Utari I, Perumahan Indraprasta Semarang Utara. Dari informasi yang diperoleh, tiga siswa tenggelam bernama Jibran (15 tahun) warga Kuningan, Mutia (15 tahun) warga Bandarharjo, dan Tasa (16 tahun) warga Banowati, Bulu Lor, Kota Semarang. Ketiganya merupakan siswi kelas IX SMPN 25 Semarang.
Kepala Kepolisian Sektor Semarang Utara, Komisaris Polisi I Made Sapru, seperti yang dilansir dari viva.co.id mengatakan, insiden tenggelamnya tiga siswi SMP itu terjadi pukul 10.30 WIB. Saat itu mereka tengah mengikuti ujian praktik renang sekolah.
Namun tiba-tiba ketiga siswa itu tidak terawasi dan diketahui telah berada di dalam air. Saat ditolong, ketiga korban telah meninggal dunia.
Baca: BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
"Saat tiga korban berada di kolam kedalaman 2,75 meter tidak terpantau (pengawasnya)," kata Sapru.
Diperoleh informasi bahwa total 148 siswa yang ikut ujian praktik itu. Namun hanya diawasi oleh dua pengawas saja. Sehingga saat kejadian, tiga siswa yang tenggelam tak diketahui karena terpisah dari rombongan.
"Hanya ada dua guru pengawas yang mendampingi," ujarnya.
Polisi kini masih menyelidiki ihwal penyebab kecelakaan maut di kolam renang itu. Polisi juga telah meminta keterangan baik dari pihak sekolah maupun pengelola kolam renang.
Baca: Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Dugaan sementara, tenggelamnya siswa tersebut karena unsur kelalaian. Namu untuk memastikan hal itu, polisi masih mendalami standar operasional prosedur (SOP) yang ada.
"Berapa kapasitas maksimal pengunjungnya, apakah jumlah siswa sebanding dengan jumlah guru pendamping kita masih dalami," tutur Kapolsek.
Usai ditemukan meninggal dunia, jenazah sempat dibawa ke Rumah Sakit Wira Bakti Tamtama (RST) Semarang . Namun saat ini korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Kso
