Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Medsos Menurun, Terendah di Australia

Mawardi Tombang
Minggu, 21 Februari 2021 08:27:27

KANALSUMATERA.com - Tingkat kepercayaan netizen terhadap media sosial makin menurun. Teranyar di Australia, 44 persen warga Australia tak mempercayai media sosial (medsos), dan masih lebih percaya dari portal media massa berbasis digital atau konvensional.

Hal tersebut merupakan hasil survei dari perusahaan riset Roy Morgan yang menunjukkan medsos mendapat nilai kepercayaan terburuk dibanding media konvensional.

Bahkan survei serupa tahun lalu menyebut Facebook sebagai medsos yang paling tidak dipercayai. Namun survei tahun 2021 menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan. Tingkat ketidakpercayaan warga Australia terhadap Facebook kini tercatat hanya 33 persen.

Survei yang melibatkan 1.200 responden di bulan April 2019 ini menyebutkan, ada lima alasan utama mengapa mereka tidak memercayai medsos. Pertama yaitu maraknya hoax atau manipulasi kebenaran. Alasan lainnya adalah bahwa siapapun saat ini bisa membuat klaim tanpa bukti dan menyebarkannnya sebagai berita.

Baca: Kejagung Ungkap 2 Hal yang Ganjal Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat

"Ketidakpercayaan itu manifestasi ketakutan, rasa sakit, dan pengkhianatan yang kita alami," ujar CEO Roy Morgan, Michele Levine.

Levine mengatakan di tengah maraknya berita bohong, melacak ketidakpercayaan menjadi masalah serius bagi para pengelola media.

Survei ini menunjukkan media konvensional secara konsisten tetap dipercayai warga Australia.

Banyaknya berita bohong yang bertebaran di medsos menjadi salah satu alasan mengapa platform ini kurang dipercayai publik.

Baca: Syahrul Aidi Minta Kementerian PUPR Gandeng Baznas Salurkan Bantuan Perumahan

Indonesia?

Fenomena kepercayaan terhadap media konvensional yang lebih baik ketimbang medsos juga terjadi di Indonesia.

Pada saat peringatan Hari Pers Nasional 2019 bulan Februari lalu, Presiden Indonesia Joko Widodo sempat memaparkan data tingkat kepercayaan terhadap media konvensional yang semakin membaik.

Baca: Kapolri Temui Ketua MUI, Bahas Stabilitas Keamanan Hingga Protokol Kesehatan

Jokowi menyampaikan, jika di tahun 2017 tingkat kepercayaan terhadap media konvensional menunjukkan angka 58 persen dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 63 persen. Sementara kepercayaan terhadap media sosial tahun 2017 adalah 42 persen dan pada tahun 2018 menurun drastis hingga 40 persen.

Bahkan dalam studi yang dilakukan Centre for International Governance Innovation (CIGI) pada periode 21 Desember 2018 - 4 Januari 2019, Indonesia - dengan persentase sebesar 41 persen - menempati posisi ketiga setelah Mesir (49%) dan Meksiko (43%) dalam penggunaan situs berita fact-checking (cek fakta) untuk mengklarifikasi berita bohong.

Dalam survei yang dilakukan CIGI terhadap 25.229 pengguna internet dari 25 negara itu sebanyak 84% responden di Indonesia menyebut pernah menemukan kabar bohong di Facebook.

Terkait
Ada 22 Kali Awan Panas Guguran Meluncur Dari Gunung Merapi
Ada 22 Kali Awan Panas Guguran Meluncur Dari Gunung Merapi
Edhy Prabowo Mengeluh Dua Bulan Tak Bisa Bertemu Keluar
Bio Farma Sebut Pfizer Minta Bebas Tuntutan Hukum Jika
Firli Bahuri Lantik 4 Deputi untuk Isi Struktur Baru KP
Lainnya
DPPPA Kota Pekanbaru Resmi Kukuhkan FW KLA
DPPPA Kota Pekanbaru Resmi Kukuhkan FW KLA
Politisi Golkar Anggota DPR RI Dikabarkan Terjaring OTT
Ini Pesan Mahfud MD Beri untuk Debat Capres Perdana Nan
BPS Sebut Bencana Alam Pengaruhi Jumlah Wisman
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Ekonomi
Walikota Pekanbaru Resmikan Rumah Pangan Madani (RPM) yang ke-85, Perkuat Ekonomi di Masa Pandemi
Walikota Pekanbaru Resmikan Rumah Pangan Madani (RPM) yang ke-85, Perkuat Ekonomi di Masa Pandemi
Wawako Ajak Warga Maksimalkan Lazismu di Madrasah Aliya
Harga Sawit di Riau Kembali Naik, Umur 10 Tahun Rp 2.24
Lifestyle
Al Quds Valunteer Indonesia Wilayah Riau Ajak Masyarakat Tingkat Partisipasi Bidang Kemanusiaan
Al Quds Valunteer Indonesia Wilayah Riau Ajak Masyarakat Tingkat Partisipasi Bidang Kemanusiaan
Rumah Yatim Berikan Bantuan Kelanjutan Pembangunan Masj
Konstelasi Unik Sebaran Agama di Dunia, Eropa Muslim Me
Pendidikan
Siswa SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Praktek Jadi Reporter Menggunakan Bahasa Inggris
Siswa SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Praktek Jadi Reporter Menggunakan Bahasa Inggris
Pada 2021, Kwarcab Pramuka Kampar Programkan Desa Tangg
Monitoring MIN 1 Pekanbaru, Camat Ardi Pastikan Sekolah
Politik
Terlibat Kudeta AHY, 7 Kader Demokrat Bakal Dipecat. Hari Ini Diumumkan
Terlibat Kudeta AHY, 7 Kader Demokrat Bakal Dipecat. Hari Ini Diumumkan
Dimintai Nasehatnya, Ketua PW Muhammadiyah Riau Sebut P
PDI Perjuangan Ajukan Revisi UU Pemilu, Banyak Yang Aka
Budaya
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengunjung Mall SKA
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengunjung Mall SKA
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Pariwara
Bupati Sukiman Minta BPD sebagai Mitra Kepala Desa Dalam Membangun Desa
Bupati Sukiman Minta BPD sebagai Mitra Kepala Desa Dalam Membangun Desa
Bupati Sukiman Resmikan Tower Baru dan Pengoperasian Ra
Tingkatkan Penerimaan Zakat, Pjs Bupati Dorong Baznas R