Wajah Tegang Kadis PUPRP Kepri Abu Bakar Kala Diperiksa Penyidik KPK

Mawardi Tombang
Rabu, 18 September 2019 13:38:48
Kadis PUPRP Kepri Abu Bakar tiba di Kantor BPKAD Provinsi Kepri untuk menjalani pemeriksaan KPK.

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri Abu Bakar menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPKAD Provinsi Kepri di Gedung C 1 Komplek Perkantoran Pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Rabu (18/9/2019).

Pemeriksaan Abu Bakar ini berkaitan dengan upaya KPK yang sebelumnya menggeledah kantor PUPRP, namun yang bersangkutan mangkir dan saat ditunggu tak kunjung datang.

"Iya ini pemeriksaan lanjutan, sebab kemarin Pak Abu Bakar tidak datang saat penggeledahan kantornya," kata ajudan Abu Bakar.

Baca: Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba

Abu Bakar datang ke Kantor Sekretariat BPKAD Kepri sekitar pukul 10.25 WIB. Mengenakan baju putih lengan pendek dan dipadukan dengan celana kain hitam, wajah Abu Bakar terlihat tegang dan berkeringat.

Dia bergegas masuk ke ruangan sekretariat BPKAD untuk menghindari pertanyaan wartawan yang mengejarnya.

Selang beberapa saat Abu Bakar masuk ke ruangan sekretariat BPKAD tim penyidik KPK menyusul masuk ke ruangan tersebut dengan membawa kamera dan perlengkapan lainnya.

Terkait
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Terkait Isu Pungli Kantin SMPN 1 Bangko, Kepsek Sebut itu Tidak Benar
Terkait Isu Pungli Kantin SMPN 1 Bangko, Kepsek Sebut itu Tidak Benar
Bertamu ke KPK, Sandiaga Uno Bahas Pengelolaan Anggaran
Didesak Agar Lakukan Belajar Tatap Muka, Disdik Kampar
Terkait Nurdin Basirun, KPK Geledah Rumah Mantan Jaksa
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Global
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Nasional
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Ke
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt