Wakil Ketua MPR Sebut Perubahan Masa Jabatan Presiden Masih Wacana

Mawardi Tombang
Jumat, 22 November 2019 15:45:48
Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

JAKARTA, KANALSUMATERA.com - Wakil Ketua MPR Arsul Sani mengatakan, usulan soal perubahan masa jabatan presiden masih sebatas wacana. Hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi di MPR maupun antar fraksi terkait usulan tersebut. "Diskursus tentang penambahan masa jabatan presiden ini terlihat biasa saja sebagai sebuah wacana usulan Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019). : Evaluasi Masa Jabatan Presiden di Mata Parpol... "Saya kira kita ini belum secara resmi membicarakan di tingkat pimpinan maupun di tingkat fraksi-fraksi," lanjutnya. Arsul mengatakan, MPR menampung usulan apapun sebagai sebuah wacana. Selanjutnya, untuk merealisasikan usulan itu, perlu kajian mendalam yang melibatkan seluruh pihak terkait. Ia menyebut, saat ini masih terlalu pagi untuk menyimpulkan apakah MPR bakal betul-betul merevisi masa jabatan presiden. Ia hanya memastikan bahwa revisi masa jabatan presiden tidak menjadi rekomendasi dari MPR periode sebelumnya. "Yang jelas soal masa jabatan presiden itu tidak ada dalam rekomendasi. Yang saya kira kalau menyangkut kepresidenan tentu rekomendasi itu lebih mengarah pada penguatan sistem presidensial," ujar dia. Arsul menambahkan, sebagai sebuah wacana, perubahan masa jabatan presiden tentu akan menuai pro dan kontra. Ke depan, hal itu juga yang akan menjadi pertimbangan presiden seandainya wacana tersebut betul-betul akan dibahas. "Tentu sebagai sebuah wacana nanti ada pro kontra, ada positif negatifnya. Negatifnya tentu nanti ada yang bilang bahwa ini menghambat misalnya regenerasi kepemimpinan nasional,

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengungkapkan adanya wacana perubahan masa jabatan presiden dan wakil presiden terkait amendemen UUD 1945. Artinya, amendemen UUD 1945 tidak hanya sebatas menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN): Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden, Demokrat: Cukup 2 Periode Menurut Hidayat ada anggota fraksi di MPR yang mewacanakan seorang presiden dapat dipilih kembali sebanyak tiga periode. Ada pula yang mewacanakan presiden hanya dapat dipilih satu kali namun masa jabatannya diperpanjang menjadi delapan tahun. "Iya memang wacana tentang amendemen ini memang beragam sesungguhnya, ada yang mewacanakan justru masa jabatan presiden menjadi tiga kali, ada yang mewacanakan untuk satu kali saja tapi dalam 8 tahun. Itu juga kami tidak bisa melarang orang untuk berwacana," Rabu (20/11/2019).



Terkait
Pramono Soroti Batu Bara di Bodetabek, Sumber Polusi Jakarta Sulit Dikendalikan
Pramono Soroti Batu Bara di Bodetabek, Sumber Polusi Jakarta Sulit Dikendalikan
Pajak Marketplace Ditunda, Ekonom: UMKM Bisa Bernapas J
Dana Transfer Daerah Berpeluang Ditambah, Pemerintah Si
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Tangkap Pelu
Lainnya
DPMPTSP: Ada 47 IUP dan 10 SIPBD Jadi Kewenangan Pemprov Riau
DPMPTSP: Ada 47 IUP dan 10 SIPBD Jadi Kewenangan Pemprov Riau
Petani Binaan Demokrat Riau Panen Raya Kacang dan Seman
Puskesmas Tutup, Tokoh Muda Kampar Kiri Hulu Harap Peme
Gubernur Syamsuar Minta Doakan Hujan Saat Qunut Nazilah
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desa
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini