Yaqut Cholil Desak Kemenlu Tuntut Dubes Arab Saudi yang Sebut GP Ansor Organisasi Sesat

Mawardi Tombang
Senin, 3 Desember 2018 21:48:18
Yaqut Cholil Qoumas

KANALSUMATERA.com - Twit Dubes Arab Saudi untuk Indonesia yang kontroversi berbuntut panjang. Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor mendesak Kementerian Luar Negeri menuntut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Muhammad Al-Suaibi, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas pernyataan sang duta besar dalam akun Twitter-nya.

Ansor mempermasalahkan unggahan Suaibi dalam akun Twitter-nya pada 2 Desember 2018 yang menyebut organisasi itu sebagai “Organisasi yang menyimpang secara akidah”. Pernyataan itu menyusul peristiwa pembakaran bendera berlafaz kalimat tauhid atau diasosiasikan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Garut, Jawa Barat, pada 22 Oktober 2018.

"Kami mengharapkan klarifikasi dari Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Arab Saudi atas unggahan tersebut. Organisasi kami telah disebutkan sebagai 'organisasi yang menyimpang secara aqidah' dalam materi unggahan," kata Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, melalui keterangan tertulisnya kepada VIVA pada Senin, 3 Desember.

"Kami dengan ini memohon kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia agar kiranya dapat menggunakan koresponden diplomatik yang ada, guna meminta klarifikasi dan permohonan maaf dari Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Arab Saudi sehubungan dengan materi unggahan dimaksud."

Baca: PBNU Protes Twit Dubes Arab Saudi yang Sebut Organisasi Sesat Bakar Bendera Tauhid

Yaqut mengingatkan kepada Suaibi GP Ansor adalah organisasi keagamaan dan kepemudaan yang berasaskan kepada Islam ahlussunnah wal jamaah, dan turut seta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Karena itu pula GP Ansor bukanlah organisasi yang menyimpang.

Selain itu, Ansor meyakini bendera yang dibakar dalam kegiatan peringatan Hari Santri bukanlah bendera tauhid melainkan bendera HTI. "Pemerintah juga telah menyatakan melalui beberapa media massa bahwa bendera tersebut adalah bendera HTI."

HTI, katanya, merupakan suatu organisasi yang menggunakan agama dan simbolnya demi politik dan kekuasaan, serta dilarang pemerintah di Indonesia dan di beberapa negara di kawasan Timur Tengah.

Pelaku pembakaran maupun yang menyelundupkan bendera itu pun sudah diproses hukum dan diadili, hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia.



Terkait
Prabowo Panggil Menkum Supratman ke Istana, Bahas Urusan Kementerian dan Partai
Prabowo Panggil Menkum Supratman ke Istana, Bahas Urusan Kementerian dan Partai
Habiburokhman Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Cuma Bid
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sa
BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat
Lainnya
Survei Terbaru: Capres Militer Masih Diminati, Berikut 10 Besar Yang Diminati Publik
Survei Terbaru: Capres Militer Masih Diminati, Berikut 10 Besar Yang Diminati Publik
Susi Pudjiastuti Ajak Warganet Unfollow Abu Janda
Struktur Organisasi KPK Berubah, Wakil Ketua: Rencana S
Sebanyak 630 Atlet Dayung akan Berlaga di Sungai Terdal
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat