2.299 Tenaga Honorer Kabupaten Kupang Terancam Dirumahkan

Mawardi Tombang
Senin, 7 Januari 2019 22:21:22
Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo..jpg

KANALSUMATERA.com - Sebanyak 2.299 tenaga honorer yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang terancam dirumahkan. Pasalnya, mereka saat ini tengah dievaluasi setelah satu tahun melaksanakan tugas sesuai SK kontrak dari terhitung 1 Januari-31 Desember 2018.

Apabila dari hasil evaluasi, tenaga honorer yang ada memiliki kinerja yang baik maka akan dipekerjakan kembali dengan ikatan kontrak yang akan ditandatangani bersama paling lambat Februari 2019 mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah Kabupaten Kupang, Joni Nomseo kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (7/1/2019) mengatakan, selama ini pada setiap OPD terdapat honorer yang merupakan tenaga yang dikontrak selama satu tahun.

Selesai tahun anggaran biasanya dievaluasi untuk mengetahui kinerja para honorer apakah masih bisa dipertahankan atau dirumahkan.

Baca: Tito Karnavian Kaji Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Beban APBD Daerah Bisa Berkurang

Saat ini ada 2.299 orang honorer yang masa kontrak terhitung tanggal 1 Januari-31 Desember 2018 sedang dalam tahapan evaluasi.

Semua OPD diberi batas waktu mengevaluasi sampai tanggal 20 Januari 2019 kemudian menyampaikan hasil ke pimpinan daerah.

"Memang honorer masih dalam evaluasi di OPD masing-masing. Pimpinan OPD akan lihat apakah honorer selama ini kinerjanya baik atau tidak. Kalau kinerja kurang baik maka bisa dirumahkan. Semua tergantung hasil evaluasi," katanya.

Ditanya soal ada honorer masih masuk kerja, Joni mengatakan, ada tenaga teknis yang masih dibutuhkan seperti sopir, tukang bengkel, tenaga administrasi.

Baca: Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebanyak 2.299 Tenaga Honorer di Pemerintah Kabupaten Kupang Terancam Dirumahkan, http://www.tribunnews.com/regional/2019/01/07/sebanyak-2299-tenaga-honorer-di-pemerintah-kabupaten-kupang-terancam-dirumahkan.

Editor: Miftah



Terkait
APBN Dipastikan Biayai Sekolah Rakyat, Purbaya Tegaskan Dukungan Penuh Program Prabowo
APBN Dipastikan Biayai Sekolah Rakyat, Purbaya Tegaskan Dukungan Penuh Program Prabowo
Mendagri Usulkan Pilkada Asimetris untuk Tekan Korupsi,
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Be
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Ba
Lainnya
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dukung Penyekatan Jalan Untuk Stop Penularan Covid-19
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dukung Penyekatan Jalan Untuk Stop Penularan Covid-19
TPA Muara Fajar Sudah Rapi, Tidak Ada Lagi Sampah Mengg
Di Kampar Kiri: UAS Perkenalkan Saidul Tombang dan Syah
Larangan Penggunaan GPS Saat Berkendara Didukung Menhub
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I