Anak Buah Menantu Nurhadi Sebut Bosnya Beli Kebun Kelapa Sawit dan Tas Hermes

Mawardi Tombang
Kamis, 5 November 2020 06:37:07

KANALSUMATERA.com - Jakarta -Menantu mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, Rezky Herbiyono, disebut menggunakan rekening anak buahnya, Calvin Pratama, untuk menerima uang suap dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto. Dalam kesaksiannya, Calvin menyebut uang itu kemudian dipakai untuk membeli berbagai macam, seperti kebun kelapa sawit dan tas Hermes.

"Setahu saya buat pribadinya, misalkan buat gaji pegawai, buat beli mobil mungkin, buat beli tas," ucap Calvin saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 4 November 2020.

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi menanyakan soal pembelian tas Hermes. Calvin mengatakan uang yang dikeluarkan sebanyak US$ 30 ribu. Namun, ia buru-buru meralat menjadi US$ 3 ribu. "Soalnya dikasihnya di amplop tertutup," tambah dia.

Ditanya jaksa soal tujuan pembelian tas, Calvin membenarkan bahwa tas mahal itu untuk istri Rezky, Rizqi Aulia. Selain membeli tas, Calvin mengatakan pernah disuruh menukarkan uang ke valuta asing. Saat itu, Rezky hendak berlibur ke Jepang.

Baca: Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal


Calvin menceritakan juga pernah diminta membayar sejumlah uang ke pengusaha Iwan Liman untuk membeli kebun kelapa sawit. Jumlahnya, kata dia, Rp 13 miliar. "Saya pernah melihat dokumen itu balik nama," ujarnya.

Dalam dakwaan, Jaksa KPK menyebut bahwa rekening Calvin digunakan untuk empat kali penerimaan uang dari Hiendra senilai lebih dari Rp 10 miliar. Jumlah itu merupakan sebagian dari Rp 83 miliar suap dan gratifikasi yang diduga diterima oleh Nurhadi dan menantunya terkait pengurusan perkara di MA dan pengadilan lainnya.

Sebelumnya, pengacara Nurhadi, Maqdir Ismail membantah dakwaan KPK yang menyebut kliennya menerima uang itu. Maqdir mengatakan Rezky menerima uang dari Hiendra sebagai rencana pengerjaan proyek minihidro. Namun, proyek itu dibatalkan dan uangnya telah dikembalikan.

Maqdir berujar kliennya tak memiliki wewenang untuk mengurus perkara di pengadilan. "Dakwaan terhadap Pak Nurhadi ini telah disusun tidak berdasarkan fakta berdasarkan keterangan saksi. Dakwaan ini terlalu dipaksakan," kata Maqdir.

Baca: Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem

sumber: tempo.co

Terkait
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawasan Hutan Nasional
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawasan Hutan Nasional
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Lapangan PT. BSP-Zamrud Kembali Dikunjungi Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan UIR
Lapangan PT. BSP-Zamrud Kembali Dikunjungi Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan UIR
Mulai 2020, Anggota DPRD Siak Sepakat Gajinya Dipotong
Tiga Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan Terus Diperiks
Wapres JK Minta Biaya Kontainer di Batam Harus Lebih Ef
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Nasional
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan