Bertahun-Tahun Tuntutan Warga Pangkalan Kerinci Diabaikan PT RAPP

Amar
Selasa, 11 Desember 2018 16:58:03

PANGKALAN KERINCI,KANAL SUMATERA.COM - Tuntutan Masyarakat Pangkalan Kerinci agar akses jalan dari KM 1 sampai KM 7 yang berada di pusat Ibukota kabupaten untuk di aspal tak kunjung direalisasikan PT RAPP.

Tuntutan sendiri telah terbilang tahun. Padahal, jalan yang menjadi akses vital perusahaan bubur kertas tersebut, membela pemukiman padat penduduk yang telah terbentang sejak tahu 1994. Dan setiap saat warga hanya dihadiahi debu pekat oleh aktivitas mobil tronton bertonase tinggi pengangkut kayu milik perusahaan.

Adalah H. Alim Hasra Kesuma tokoh muda Pangkalan Kerinci, sekaligus pengurus travel umrah Al Badriyah, 10 Desember 2018 di Trusan Pangkalan Kerinci Barat, menyampaikan keluhan masyarakat.

"Saya pikir tuntutan masyarakat Pangkalan Kerinci ini sangat wajar dan masuk akal. Sebab sudah berapa banyak alam Pangkalan Kerinci dan Pelalawan di babat perusahaan. Dan sejauh ini masyarakat dapat apa?. Hanya debu jalan saja yang masuk ke rumah-rumah warga," ujarnya.

Baca: BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah

"Kemudian tuntutan jalan aspal tersebut bukan lah tuntan satu-satunya. Kami juga menawarkan peningkatan badan jalan dengan klasifikasi rigid pavement (beton). Tentunya dengan peningkatan jalan ini, debu jalan tak lagi masuk kerumah warga sehingga dari kesehatan warga juga ada perbaikan," jelasnya.

Terpisah, untuk mensiasati hal tersebut dan harapan dapat terwujud, maka tidak ada cara lain, warga Pangkanlan Kerinci harus kompak dan menutup akses jalan tersebut. khusus mobil perusahaan.

"Menghadapi perusahaan raksasa sekaliber PT RAPP warga harus kompak. Kalau hanya berunding saja, maka warga berada diposisi daya tawar lemah. " jelas Ujang alias Aprizal (56) anak Keponakan Batin Badagu - Kecamatan Langgam.

Ujang yang merupakan salah seorang tokoh dan didengar omongan khususnya oleh anak keponakan Batin Badagu memberikan gambaran bagaimana masyarakat Kecamatan Langgam melakukan aksi agar tuntutan masyarakat dapat dikabulkan perusahaan.

Baca: Xanana Gusmao Temui Jokowi di Solo, Suasana Hangat Diwarnai Lagu Bengawan Solo

"Kami tidak mengatakan kami tu hebat, hanya saja kami kompak, caranya hanya demon dengan tutup total jalan yang dilalui perusahaan, dan jangan dibuka sebelum tuntutan dikabulkan. Dan ini kami lakukan bukan sekali dua. Ternyata cara ini cukup berhasil, kemudian perusahaan maunya semacam itu. Kalau surat prosal, dan lobi-lobi mental da. Hanya saja kita jangan anarkis, kita menuntut yang layak dan di rasa logis dan itu sudah menjadi semacam kewajiban perusahaan," ujarnya. nto



Terkait
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal
Drone Emprit Baca Sentimen Negatif atas Penggantian Kep
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
Lainnya
UMRI Buka Seleksi Beasiswa Tahfidz Al-Qur'an TA 2026/2027, Kuliah Gratis hingga 8 Semester
UMRI Buka Seleksi Beasiswa Tahfidz Al-Qur'an TA 2026/2027, Kuliah Gratis hingga 8 Semester
Legislator Asal Riau Sambut Hangat Pimpinan DPD RI Terb
Ada 22 Kali Awan Panas Guguran Meluncur Dari Gunung Mer
Aziz Martindaz Siap Maju di Pilkada Lingga 2020
Pendidikan
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat