Di Desa Kampung Gadang Pariaman Dibangun Objek Wisata Dilengkapi Kincir Air

Mawardi Tombang
Senin, 19 Agustus 2019 11:31:35
Ilustrasi

Pariaman,KANALSUMATERA.com - Pemerintah Desa Kampung Gadang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat membangun objek wisata yang dilengkapi kincir air dengan anggaran sekitar Rp205 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa 2019.

"Tahun depan akan kami anggarkan lagi agar objek wisata ini dapat cepat selesai," kata Kepala Desa Kampung Gadang Amri Maldi di Pariaman, Minggu.
Ia mengatakan ide tersebut muncul saat musyawarah perencanaan pembangunan desa dan sekaligus mendukung Pemerintah Kota Pariaman untuk membentuk desa wisata di daerah itu.

Ia merinci dana ratusan juta tersebut digunakan untuk membeli kincir air dari besi senilai Rp80 juta yang kegunaannya tidak saja untuk mengaliri air sawah yang ada di desa itu namun juga untuk menambah daya tarik objek wisata yang sedang dibangun.

Sedangkan Rp125 juta digunakan untuk pembuatan jalan mengelilingi kolam yang nantinya digunakan untuk tempat perahu bebek.

Baca: Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing

"Namun sekarang lokasi ini belum bisa dibuka untuk umum karena kami fokus untuk mempercantik lokasi dulu," katanya.
Ia mengatakan sebelum objek wisata itu dapat dimanfaatkan pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait untuk menggunakan kolam tersebut sebagai mina padi.

Sambil mempersiapkan destinasi wisata baru di Kota Pariaman tersebut pihaknya meminta bantuan kepada pemerintah pusat melalui BUMDes untuk membangun keramba ikan.

"Nanti di sini kami buat kedai nasi yang spesifik ikan air tawar, wisatawan bisa memilih ikan yang mana mau dimakannya dan kami yang memasaknya," ujarnya.
Ia meyakini objek wisata yang sedang dibangun tersebut akan banyak didatangi oleh wisatawan karena selain konsep yang ditawarkan serta lokasi yang mudah diakses yaitu dekat dengan By Pass yang banyak dilintasi pengendara dari Padang-Pasaman Barat.

Sebelumnya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mendorong desa-desa di Indonesia menggunakan dana desa untuk pariwisata.

Baca: Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota

"Desa-desa sudah waktunya menggunakan dana desa agar mandiri secara finansial. Karena dana desa jika hanya dipakai untuk infrastruktur saja tidak akan ada habisnya," kata Eko di acara Festival Desa Wisata di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, sudah banyak desa yang sukses di mana pendapatan desa lebih besar dari pada dana desanya. Desa-desa tersebut mengembangkan dana desa pada beberapa sektor.



Terkait
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
Karyawan Akui Pinjamkan KTP dan ATM demi Uang, Sidang K
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun,
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Pemerintah Susun RDTR Kecamatan Siak Hulu: Petakan Banjir, Tapal Batas dan Kawasan Permukiman
Pemerintah Susun RDTR Kecamatan Siak Hulu: Petakan Banjir, Tapal Batas dan Kawasan Permukiman
Pengakuan Mengharukan Ibu Hamil Telan 38 Obat Kedaluwar
Nenek Ami Pingsan Melihat Rumahnya Hangus Terbakar
PPP Nilai Cak Imin Melenceng Minta Jatah 10 Menteri Jik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung