Dinamika Jelang Munas Golkar, dari Aklamasi Hingga Potensi Perpecahan

Mawardi Tombang
Jumat, 15 November 2019 10:31:14
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Partai Golkar bakal menggelar musyawarah nasional (munas) untuk memilih ketua umum periode lima tahun ke depan. Munas rencananya dilakukan pada awal Desember 2019 mendatang. Jelang pemilihan ketua umum ini, sejumlah dinamika pun muncul. Mulai dari nama calon ketua umum, hingga mekanisme pemilihan ketua. Berikut sejumlah fakta yang dirangkum:

1. Sinyal Kandidat Sejumlah nama kader Golkar disebut-sebut bakal mencalonkan diri sebagai ketua umum. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo saat pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (14/11/2019)(Dok. Partai Golkar) : Dewan Pakar Berharap Munas Golkar Lahirkan Ide Besar untuk Indonesia Di antara nama yang beredar, dua nama yang santer terdengar adalah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Wakil Koordinator Bidang Pratama Bambang Soesatyo. Airlangga sempat meminta supaya tak ada aksi saling sikut di internal partai. Ia berharap supaya munas dapat mengedepankan azas demokratis. Hal ini disampaikan Airlangga dalam forum rapat pimpinan nasional (rapimnas) yang dihadiri petinggi dan kader Golkar, termasuk Bambang Soesatyo. "Kia bertekad bahwa masa lalu sudah lewat. Tidak lagi ada masanya kita pecah ataupun saling sikut," Airlangga di Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019). Sementara itu, Bambang Soesatyo mengaku belum membuat keputusa
Ia tidak mengiyakan bakal mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam munas, tetapi, tidak juga membantah. Baca juga: Munas Golkar Bakal Digelar Mulai 3 Desember 2019 "Saya sendiri pada saatnya akan memutuskan apakah saya akan maju atau tidak. Tapi sebelum saya nyatakan, bukan berarti saya tidak maju," kata Ketua MPR itu.

2. Ingin Aklamasi Hingga saat ini, mekanisme pemilihan calon ketua umum belum ditetapkan oleh Golkar. Meski begitu, Airlangga Hartarto melempar sinyal bahwa pemilihan ketua umum Golkar yang baru dapat dilakukan secara aklamasi. Menurut Airlangga, mekanisme aklamasi pun bagian dari demokrasi. "Aklamasi itu bagian dari demokrasi juga," kata Airlangga. Airlangga mengatakan, pemilihan ketua umum melalui aklamasi tidak sekali terjadi di internal Golkar. Baca juga: Munas Golkar, Pujian Jokowi Menguatkan Posisi Airlangga Hartarto Sebelumnya, Aburizal Bakrie juga terpilih sebagai ketua umum melalui aklamasi. Airlangga pun pada 2017 terpilih sebagai ketua umum secara aklamasi menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi. Meski demikian, Airlangga menyerahkan mekanisme pemilihan ketua umum kepada partai.
"Ya itu dipulangkan kepada seluruh pemegang suara," ujarnya.

3. Memecah Partai Di sisi lain, Bambang Soesatyo menyebut, pemilihan ketua umum partai secara aklamasi berpotensi memecah belah partai. Dalam tubuh Golkar, mekanisme aklamasi ini terbukti pernah membagi partai menjadi dua kubu. "Tapi yang pasti kita punya pengalaman pahit, pemaksaan aklamasi itu membuat kita pecah dan kita pernah pecah ada (kubu) Ancol dan (kubu) Bali. (Kubu) Bali itu kan pemaksaan aklamasi yang melahirkan (kubu) Ancol," Bambang. Baca juga: Sesuai Arahan Jokowi, Bamsoet Pastikan Munas Golkar Berjalan Aman dan Lancar Bambang mengatakan, sejarah tersebut seharusnya menjadi renungan bagi internal Golkar, dan tidak kembali diulangi. "Pelajaran pahit ini harus jadi renungan bagi kita semua bahwa demokrasi yang ada di Golkar jangan dibunuh, biarkan dia berkembang," ujar dia. Bambang menambahkan, jika seorang calon ketua umum yakin punya basis suara yang besar, seharusnya, ia tidak punya ketakutan sehingga harus merancang mekanisme aklamasi. "Kalau yakin didukung mayoritas pemilik suara, kenapa mesti takut kemudian merancang untuk aklamasi. Pasti demokrasi dan menang itu akan tercapai melalui pertarungan di munas (musyawarah nasional).

4. Musyawarah Mufakat Adapun Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie berharap agar pemilihan ketua umum Golkar dilakukan secara musyawatah mufakat. Bamsoet Sebut Suara Internal Golkar Belum Sepakat soal Calon Ketum Artinya, para calon ketua umum berunding dalam forum munas untuk menentukan satu orang ketua umum. "Jadi kalau calonnya ada beberapa, kan kalau bermusyawarah kan baik. Tenaga kan bisa disimpan untuk berkompetisi dengan pihak lain, paling baik musyawarah mufakat," Aburizal. Aburizal meminta para calon ketua umum untuk mengesampingkan ego masing-masing. Ia juga meminta seluruh kader Golkar bersatu menghimpun kekuatan. Hal ini, menurut dia, sangat diperlukan untuk kebaikan Golkar ke depan. "Kita kesampingkan ego-ego yang ada. Di situlah, Golkar akan menjadi pemenang,



Terkait
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG, Ini Alasan dan Batas Waktu Konsumsinya
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG, Ini Alasan dan Batas Waktu Konsumsinya
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sa
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Bar
Dana Transfer Daerah Berpeluang Ditambah, Pemerintah Si
Lainnya
Atlet Pekanbaru Akan Diberi Bonus Jika Juara Umum Porprov Riau
Atlet Pekanbaru Akan Diberi Bonus Jika Juara Umum Porprov Riau
INILAH Susunan Pengurus P2TP2A Puti Gandoriah 2019-2024
Tak Terima Rambut Anaknya Dipotong, Orangtua Siswa Bala
Masjid Bukan Tempat Menyebarkan Hoax, JK: Bakar Tabloid
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini