Dorong Pembelajaran Tatap Muka, Mendikbud: Risiko Anak Terpapar Covid Rendah
KANALSUMATERA.com - jakarta- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan peserta didik dalam kelompok usia 3 sampai 30 tahun, memiliki resiko lebih rendah terinfeksi Covid-19. “Ini berdasarkan hasil riset, apalagi anak muda sangat kecil,” kata Nadiem saat Rapat Kerja Komisi X DPR, Kamis (18/3/2021).
Nadiem mengatakan mayoritas anak-anak terpapar dari orang dewasa. lalu ia menyatakan bahwa berdasarkan riset tersebut transmisi antara anak ke anak sangat rendah.
“Jadi bukan pada saat pembelajaran tatap muka di dalam ruang kelas, melainkan transmisi pada anak lebih banyak terjadi pada aktivitas sosial di luar ruang kelas,” ujar dia.
Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan satu dari empat negara di Asia Timur dan Pasifik yang belum pembelajaran tatap muka secara penuh. Sementara 23 negara lainnya sudah.
Baca: Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi dari Kemenkes dan Akademisi Indonesia
Menurutnya sekolah tatap muka perlu diakselerasi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, Bahkan sebelum vaksinasi pendidikan dan tenaga kependidikan, pemerintah daerah telah diminta menyiapkan fasilitas untuk agar siap masuk sekolah kembali.
Kemudian ia mengatakan setelah vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan, satuan pendidikan wajib memberikan opsi layanan pembelajaran tatap muka terbatas. Orang tua atau wali dapat memilih apakah anaknya ikut melakukan pembelajaran tatap muka atau tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh.
Baca: Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Sumber: tempo.co
