Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Dorong Eksplorasi Budaya Daerah

Mawardi Tombang Amar
Sabtu, 6 Juni 2026 15:59:08

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru — Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolaborasi lintas daerah. Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA, menilai pemerintah dapat memperkuat konten lokal dan kolaborasi antar daerah dalam pengembangan industri film nasional.

Seperti dia menerangkan bahwa Provinsi Riau memiliki potensi besar untuk pengembangan industri film nasional dengan konten lokal. Menjadi simpul baru dalam pengembangan industri perfilman Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya dalam agenda kunjungan kerja Panja Kreatifitas dan Distribusi Film Nasional (KDFN) ke Yayasan Sinema Yogyakarta sebagai penyelenggara Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada Jumat (5/6/2026).

"Saya melihat peluang kerja sama strategis antara daerah, pemerintah pusat, serta pelaku industri untuk pengembangan dan distribusi film nasional. Selama ini kita melihat eksplorasi film berbasis kearifan lokal kurang dan distribusi film tidak merata ke setiap daerah" kata Hendry Munief.

Menurut Hendry, Riau bukan hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga memiliki kekayaan budaya Melayu yang sangat potensial untuk diangkat ke layar lebar.

Baca: HUT ke-81 TNI, Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru Termasuk Enam Kodam

“Riau punya narasi kuat, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun lanskap. Ini adalah bahan baku utama industri film. Yang perlu kita dorong sekarang adalah ekosistemnya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas SDM, distribusi film, hingga dukungan kebijakan menjadi kunci agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai wacana.

Transfer Pengetahuan dan Inkubasi Jadi Kunci

Dalam pemaparan yang disampaikan, kerja sama dengan lembaga seperti JAFF dinilai dapat membuka peluang besar, mulai dari program roadshow, kurasi film, hingga inkubasi komunitas kreatif lokal. Hendry menilai, pendekatan ini penting untuk membangun fondasi industri film dari daerah.

“Kalau kita ingin industri ini tumbuh merata, maka harus dimulai dari daerah. Transfer pengetahuan dan pengalaman dari ekosistem yang sudah matang seperti Yogyakarta sangat penting,” jelasnya.

Baca: Prabowo Resmi Lantik Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian Gantikan Agus Gumiwang

Dorong SDM Lokal Naik Kelas

Selain itu, peningkatan kapasitas sineas lokal melalui program magang (internship) dan coaching clinic juga menjadi sorotan utama. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan standar produksi film daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“SDM kita harus naik kelas. Tidak cukup hanya kreatif, tapi juga harus punya standar teknis dan manajerial yang baik,” tambah Hendry.

Belajar dari Korea Selatan, India, dan Filipina

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan pembelajaran dari negara-negara Asia yang sukses membangun industri film, seperti Korea Selatan, India, dan Filipina.

Baca: Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Harus Naik: Petani dan Pengusaha harus Untung

Korea Selatan, misalnya, sukses melalui kebijakan screen quota untuk melindungi film lokal, sementara India unggul lewat pemerataan infrastruktur bioskop hingga ke daerah. Filipina fokus pada pembangunan pusat film komunitas berbasis pemerintah.

“Indonesia bisa mengadopsi praktik terbaik ini, tentu dengan penyesuaian konteks lokal,” kata Hendry.

Peran Pemerintah Daerah Sangat Penting

Hendry Munief juga menekankan pentingnya kebijakan daerah dalam mendukung industri film, seperti insentif pajak, penyediaan ruang kreatif, serta fasilitasi festival dan promosi.

Menurutnya, tanpa keberpihakan kebijakan, industri film daerah akan sulit berkembang secara berkelanjutan.

Baca: Karyawan Akui Pinjamkan KTP dan ATM demi Uang, Sidang Korupsi Klaim BPJS Ungkap Modus Baru

“Pemerintah daerah harus hadir, bukan hanya sebagai regulator, tapi juga sebagai fasilitator dan akselerator,” tegasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, komunitas, dan pelaku industri, Hendry optimistis Indonesia dapat membangun industri film yang kuat dan merata.

“Kolaborasi adalah kunci. Kalau semua bergerak bersama, saya yakin industri film kita bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang membanggakan,” pungkasnya.



Terkait
Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK Paruh Waktu Masih Menanti Kepastian Gaji
Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK Paruh Waktu Masih Menanti Kepastian Gaji
Komisi III DPR Jemput Aspirasi Daerah, Matangkan RUU Pe
Usai Pesan MenPAN-RB, Kepala BKN Ajak 6,7 Juta ASN Teru
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Tangkap Pelu
Lainnya
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar, Pekanbaru, dan Dumai, Ini Jadwal Lengkapnya
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar, Pekanbaru, dan Dumai, Ini Jadwal Lengkapnya
DPW Sahabat Polisi Indonesia Wilayah Riau Terbentuk, Ak
Baru 258 orang Sumbar yang kirim bantuan untuk perantau
Menteri LHK Klaim Ada Peningkatan Kualitas Udara di Ria
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi Assegaf Viral, MUI Serukan Boikot
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi Assegaf Viral, MUI Serukan Boikot
Wagub Sumbar Desak Usut Penanaman Sawit di Bekas Karhut
Kapolda Metro Jaya Dorong Literasi AI Sejak Dini, Sekol