Hakim Nilai Permohonan Pengujian Revisi UU Mahkamah Konstitusi Penuh Prasangka

Mawardi Tombang
Jumat, 20 November 2020 07:36:00

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul menilai permohonan pengujian revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang diajukan sejumlah peneliti dan dosen yang tergabung dalam Koalisi Selamatkan Mahkamah Konstitusi penuh opini dan prasangka.

"Saya melihat dari uraian-uraian yang diajukan dalam permohonannya, ini Anda memberikan opini-opini yang sifatnya prejudice, ini tidak perlu," ucap Manahan Sitompul dalam sidang perdana secara daring di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis, 19 November 2020.


Menurut dia, permohonan para pemohon cukup tebal disertai pemberitaan yang memuat komentar tentang Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Alih-alih memasukkan opini dalam permohonan, dia menyarankan pemohon mencantumkan teori yang berhubungan dengan pengujian formal serta perkembangannya.


Manahan Sitompul mencontohkan untuk dalil pembentukan undang-undang itu dilakukan dengan tergesa-gesa dan tertutup, yang menentukan benar-tidaknya adalah alat bukti, saksi, dan ahli.

Baca: Kapolri Perintahkan Media Internal Polri Tampilkan Kegiatan yang Humanis

Sebelumnya, para pemohon, yakni Giri Taufik, Violla Reininda, Muhammad Ihsan Maulana, Rahmah Mutiara, Korneles Materay, Beni Kurnia Illahi, dan Putra Perdana Ahmad Saifullohi mengajukan pengujian formal dan materi terhadap revisi UU MK.

Untuk uji formal, menurut para pemohon, revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi dibentuk secara tertutup dan tergesa-gesa dalam prosesnya yang berlangsung kurang dari sebulan.

Selanjutnya, para pemohon mempersoalkan naskah akademik RUU Mahkamah Konstitusi yang dinilai buruk karena tidak menjabarkan secara komprehensif analisis mengenai perubahan ketentuan dalam RUU Mahkamah Konstitusi.

Untuk uji materi, pasal yang dipersoalkan Pasal 15 Ayat (2) huruf d dan h, Pasal 20 ayat (1) dan (2), Pasal 23 Ayat (1) Huruf c, Pasal 59 Ayat (2), Pasal 87 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2020.

Baca: Presiden Jokowi Sebagai Saksi Nikah Puteri Ketua Fraksi Golkar MPR, Idris Laena

sumber: tempo.co

Terkait
Disuntik Vaksin Covid-19, Ariel Noah: Mudah-mudahan, Semua Orang Juga Yakin
Disuntik Vaksin Covid-19, Ariel Noah: Mudah-mudahan, Semua Orang Juga Yakin
Politikus PDIP Ribka Tjiptaning Tolak Vaksinasi Covid-1
Basarnas Tambah Penyelam Untuk Pencarian Korban Sriwija
Polri Jaga Ketat Hakim Mahkamah Konstitusi Beserta Kelu
Lainnya
Yuyun Hidayat: Jalan Teropong Akan Kita Usulkan Jadi Jalan Provinsi
Yuyun Hidayat: Jalan Teropong Akan Kita Usulkan Jadi Jalan Provinsi
Gempa 5,8 SR Guncang Lombok, Terasa Sampai Bali
Malam Ini Bengkulu Diguncang Dua Kali Gempa
Jawaban Sederhana Prabowo soal Tudingan Kepadanya yang
Pariwara
Pembangunan Pasar Induk Tak Kunjung Rampung, Ini Masalahnya
Pembangunan Pasar Induk Tak Kunjung Rampung, Ini Masalahnya
Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok Naik, DPRD Pekanbaru Pa
Tinjau Asia Heritage, Azwandi: Prokes Tetap, Ekonomi Ha
Nasional
Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Syahrul Aidi Perjuangkan Kesejahteraan Pesantren di Sen
Kongres IKA UNRI Sukses Digelar, Panitia Ucapkan Terima
Kriminal
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Bom Bunuh Diri di Makasar, Pelaku Pasangan Suami Istri
Polresta Pekanbaru Berhasil Tangkap Tahanan Narkoba Yan
Daerah
Pemko Pekanbaru Targetkan Akhir Tahun 2021 tidak Pakai Masker
Pemko Pekanbaru Targetkan Akhir Tahun 2021 tidak Pakai Masker
Meriahkan HUT ke-237 Pekanbaru, Pemko Akan Gelar Vaksin
37 Kelurahan di Kota Pekanbaru Masih Berstatus Zona Mer
Lifestyle
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehatan
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehatan
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Viral Blast Global Sponsori
Sertijab Kapus Tenayan, Nel Afni: Puskesmas Tenayan Dap
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I