DVI Polri Identifikasi Tiga Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182

Mawardi Tombang
Rabu, 13 Januari 2021 08:00:10

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Tim Disaster Victim Identification Polri kembali berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ182.

"Ada tiga korban yang diidentifikasi dari empat kantong jenazah. Pertama adalah Ashabul Yamin dari kantong 0072 dan 0073," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono melalui konferensi pers daring pada Selasa, 12 Januari 2021.

Untuk korban kedua bernama Fadli Satrianto dengan nomor kantong jenazah 0020. Terakhir adalah Hasanah, dengan nomor kantong jenazah 0040.

Hingga sore ini, Tim DVI Polri telah menerima 72 kantong jenazah, serta 11 kantong properti. "Kami mohon doa bisa terus mengidentifikasi para korban, " ujar Rusdi.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM


Rusdi kembali mengingatkan agar pihak keluarga korban segera menyerahkan data anta mortem guna mempermudah proses identifikasi. Polisi pun telah membangun dua posko ante martem yakni di RS Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, dan Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebagaimana diketahui, pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak di Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada 9 Januari 2021. Pesawat Sriwijaya Air jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Baca: Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota

Sumber: tempo.co



Terkait
Dapur MBG Bermasalah Terancam Ditutup, BGN: Tak Ada Toleransi bagi Pelanggaran
Dapur MBG Bermasalah Terancam Ditutup, BGN: Tak Ada Toleransi bagi Pelanggaran
Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi da
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Ber
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komis
Lainnya
Pekan Depan, Kegiatan Belajar Daring di Pekanbaru Kembali Dimulai
Pekan Depan, Kegiatan Belajar Daring di Pekanbaru Kembali Dimulai
STIKES Yarsi Sumbar Terapkan One Day Service untuk Pene
Pemkot Padang Serahkan Bantuan Sembako untuk Solok Sela
307 Personel Polri Disiapkan Kawal MBS Anak Raja Salman
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B