Fraksi PKS DPR RI Kawal Penyelesaian Dampak Bencana Alam di Sumbar

Mawardi Tombang
Jumat, 17 Mei 2024 18:10:24

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Usai melakukan inventarisir kerusakan akibat bencana alam Galodo alias Banjir Bandang, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi Ansharullah mengunjungi Fraksi PKS DPR RI bertemu dengan anggota Komisi V DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat bersama yang lainnya terkait penyelesaian kerusakan pembangunan akibat bencana alam tersebut.

Kedatangan gubernur yang lebih dikenal dengan panggilan Buya Mahyeldi ini pada Kamis (16/5/2024) yang disambut juga oleh anggota Komisi V dari Fraksi PKS lainnya yaitu M. Ikbal. Buya Mahyeldi mengekspos kondisi Sumbar saat ini pasca bencana. Banyak kebutuhan pembangunan untuk mitigasi situasi pasca bencana.

Syahrul Aidi saat dihubungi pada Jumat (17/5/2024) pagi menyampaikan bahwa fraksi PKS merasa prihatin atas situasi Provinsi Sumbar saat ini akibat bencana alam yang sering terjadi. Galodo Sumbar beberapa pekan ini merupakan yang terparah dalam satu terakhir.

"Kita melihat dari ekspos bapak gubernur kemarin bahwa Sumbar betul-betul perlu dilakukan mitigasi, baik akibat bencana atau menghindari bencana susulan. Keduanya perlu ditindaklanjuti. Untuk saat ini, mereka perlu perbaikan jembatan, jalan, air bersih dan perumahan warga akibat bencana." terang Dr. Syahrul Aidi.

Baca: Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan

Dia menyebut untuk jangka pendek, Pemprov Sumbar meminta kucuran dana APBN untuk perbaikan jalan dan jembatan, normalisasi sungai dan danau. Kemudian Pemprov Sumbar juga meminta pembangunan rumah warga akibat bencana melalui dana BNPB.

"Yang tak kalah penting, untuk jangka panjang, Sumbar itu perlu Sabodam, yaitu wadah penampung lahar dingin di sekitaran gunung Merapi. Sumbar hanya punya 2 Sabodam, sementara Jogja memiliki 250 sabodam dan Bali memiliki 92 sabodam. Maka wajar Sumbar selalu terjadi galodo atau banjir lahar dingin karena infrastruktur pendukung untuk mencegah bencana tidak layak lagi." kata Syahrul Aidi.

Untuk jangka panjang, Dr. Syahrul Aidi menyebut Pemprov Sumbar juga meminta agar jalan tol Pekanbaru-Padang segera dipercepat pembangunannya agar tidak ada kendala di transportasi orang dan barang selama bencana ke depannya.

Dalam jangka pendek, hasil laporan dari Pemprov Sumbar ini akan dibawa fraksi PKS di Komisi V ke rapat teknis dengan Kementerian PUPR atau kementerian terkait lainnya. (rls)

Terkait
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Instruksikan Evaluasi Menyeluruh Aspek Kesehatan
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Instruksikan Evaluasi Menyeluruh Aspek Kesehatan
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Lainnya
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat
Dorong Percepatan Perda PDRD, Bapenda Taja FGD Implemen
Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Bareskrim Periksa Jasa M
Ardiansyah: Pemda Se-Riau Harus Beri Jaminan Asuransi B
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
Bantuan Beras Diperluas untuk 3.034 KPM, Bupati Ahmad Y
Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemen
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di