Gatot Nurmantyo Sebut Rizieq Shihab Nasionalis yang Kawal Pancasila

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Desember 2020 21:25:42

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo setuju dengan revolusi akhlak yang digaungkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Ia mengapresiasi ceramah Rizieq tentang revolusi akhlak. "Enggak bisa dipungkiri lagi bahwa HRS adalah seorang nasionalis yang mengawal tujuan murni Pancasila seperti yang dilakukan oleh KAMI yaitu dengan gerakan moral yang mengawal cita-cita luhur bangsa," ucap Gatot dalam acara Dialog Nasional 212 yang disiarkan Youtube Front TV, Rabu, 2 Desember 2020.

Selain mengapresiasi pidato Rizieq, Gatot Nurmantyo juga meminta orang-orang tak mengasihi tiga koleganya, Jumhur Hidayat, Syahganda Nainggolan, dan Anton Permana. Polisi menangkap ketiganya dalam kasus ujaran kebencian. Gatot mengatakan justru para penyidik Kepolisian yang harus dikasihani.

"Jangan kasihani mereka, karena mereka bukan pejuang-pejuang karbitan. Justru yang kita kasihani adalah penyidik," kata Gatot.

Baca: Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Harus Naik: Petani dan Pengusaha harus Untung

Gatot mengatakan para penyidik Kepolisian adalah orang-orang yang pintar dan cerdas. Menurut dia, hati mereka pun terbebani lantaran menangkap para aktivis KAMI.

"Dia batinnya tersiksa, karena dia melakukan pelanggaran hukum dengan menangkap KAMI, mereka ditangkap tanpa barang bukti," kata mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia ini.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

Sumber: tempo.co



Terkait
DPR Pertanyakan Alasan Eks Pejabat Pajak Hari Sih Advianto Ingin Jadi Hakim Agung
DPR Pertanyakan Alasan Eks Pejabat Pajak Hari Sih Advianto Ingin Jadi Hakim Agung
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Da
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Lainnya
Jokowi Umumkan Susunan Menteri Kabinet Kerja Jilid II Senin Pagi
Jokowi Umumkan Susunan Menteri Kabinet Kerja Jilid II Senin Pagi
Aturan PPDB Tahun 2019 Terus Disosialisasikan Kemendikb
Kemenpora Angkat Pebulu Tangkis Liliyana Natsir Sebagai
Angkutan Batu Bara Masih Melintasi Jalan Umum, Walaupun
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung