Harapan yang Tersisa dari Balik Puing SDN Ambruk di Tangerang

Mawardi Tombang
Jumat, 15 November 2019 10:41:54
Kondisi SDN II Malangnengah, Tangerang yang ambruk beberapa waktui lalu

KANALSUMATERA.com -- Asia Dewi (32) baru hendak mengambil mukena ketika gemuruh terdengar dari belakang rumahnya. Tak lama setelah itu, ia lihat ramai-ramai para tetangga sigap menuju sumber suara, yakni SDN Malangnengah II, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Rupanya salah satu bangunan di sekolah itu ambruk.Rumah Asia terletak persis di depan halaman sekolah yang biasa dipakai upacara bendera. Sekolah dan rumah Asia dibatas tembok setinggi dua meter.Seperti beredar dalam banyak pemberitaan, salah satu bangunan SD tersebut ambruk pada Senin 11 November 2019. Bangunan ambruk meski renovasi bangunan dilakukan terakhir kali pada 2016. Sejumlah warga memanjat dinding dan pagar sekolah untuk memastikan kondisi ruangan yang sehari-hari dipakai belajar siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 itu. Sebagian warga histeris, meski yang lain berinisiatif mengambil telepon seluler: merekam kejadian.
Gemuruh pertama ternyata cuma pertanda awal mengantarkan gemuruh yang lebih kuat. Kusen dan kayu terlihat tidak kuat lagi menyangga atap bangunan. Seketika, seluruh bagian atap ambruk. Debu berterbangan, material menutupi sekeliling bangunan.

"Detik-detik robohnya gedung direkam para warga Asia kepada CNNIndonesia.com di kediamannya, Kamis (14/11).
Robohnya bangunan tersebut sampai ke telinga Kepala SDN Malangnengah II, Saeful Haris. Saeful pun mengaku terkejut. Menyusul ke lokasi kejadian ketika sejumlah petugas dan pejabat sekolah lain datang.
Sudah diprediksi ambruk
Sang Kepala Sekolah, Saeful mengaku sudah mengantisipasi ruangan yang bakal ambruk itu. Namun ia tak menyangka ambruknya atap membuat bangunan hampir kehilangan bentuk aslinya. Seminggu sebelum peristiwa ambruknya atap, sudah dikosongkan selama sepekan,
Saeful menjelaskan, tanda-tanda ambruknya bangunan telah terlihat sejak satu minggu sebelum berlangsungnya peristiwa. Seperti suara berdenyit di atap, bunyi-bunyi retakan.

"Terlebih sudah enam bulan musim kemarau, kena panas (dalam waktu) lama, begitu ketimpa air hujan dua hari sekaligus, langsung mempengaruhi perenggangan tanah,
Saeful pun mengaku telah menerima laporan kerusakan bangunan kelas dari salah seorang guru, dua pekan sebelum kejadian. Saeful bercerita, dirinya langsung menengok ke dalam ruang kelas 5 mendapati retak di beberapa sudut dinding.
Harapan yang Tersisa dari Balik Puing SDN Ambruk di TangerangSDN Malangnegah II Tangerang. (CNNIndonesia/Mario BaskorLangit-langit kelas terlihat cembung ke bawah. Lantai kelas pun berserakan dengan material atap dan kusen," kata dia.
Sejak saat itu, Saeful menganggap sudah saatnya evakuasi murid mesti dipersiapkan.


"Saya dan guru-guru lain langsung rapat, lalu kesepakatannya anak-anaknya dipindahkan ke (bangunan sekolah) unit 1,
2 Kontraktor SD Ambruk Bukan Lulusan Teknik, Hanya SMP
Juju (30), salah seorang wali murid sekaligus penjaja makanan di kantin SDN Malangnengah II juga sempat mendengar bunyi retakan awal. Jujun bercerita, dirinya mendengar suara ketika tengah berteduh di belakang bangunan sekolah.Tiba-tiba kedengeran, bruk! Saya kira tabrakan motor, enggak tahunya dari atas ada yang jatuh. Saya pikir ini sekolah mau rubuh, eh satu minggunya kejadian," tutur Jujun.
Menyusul proses pemindahan ruang belajar, pihak sekolah langsung menerapkan metode pembagian kelas sejak Sabtu (2/11). Rangkaian KBM kelas 1 hingga 6 dilimpahkan seluruhnya di bangunan sekolah unit 1.
Sesi pagi pukul 7.30 hingga 12.00 menjadi waktu KBM bagi kelas 1,2,5 dan 6. Ada pun kelas 3A, 3B dan 4 menjalankan KBM dari pukul 1 siang hingga 4 sore.
Belum ada tindakan berarti

Baca: Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi dari Kemenkes dan Akademisi Indonesia

CNNIndonesia.com mendatangi lokasi kejadian pada hari keempat pascaambruknya bangunan unit 2 dari sekolah tersebut. Penghalang yang sebelumnya berupa tali rapia buatan pihak sekolah, kini berganti garis polisi.
Area lorong kelas tampak sama sekali belum memperoleh pembersihan. Reruntuhan material masih dibiarkan begitu saja. Lantai lorong dipenuhi oleh batu, pasir, serta pecahan kaca dan keramik. Rak sepatu, tempat sampah, dan papan nama kelas belum berubah posisi. Hanya berlapis debu tebal hari itu.
Hampir seluruh bagian langit-langit lorong hancur. Lapisan triplek kompak mengelupas dan memperlihatkan kerangka kayu. Dari bagian luar kelas, terlihat sebagian permukaan dinding berlubang.
Beberapa kaca jendela pecah. Tidak sedikit pula yang lepas dari bingkainya. Pintu kelas adalah satu-satunya bagian luar yang hampir tidak mengalami kerusakan berarti. Satu sampai dua pilar sudah terlihat kerangka logamnya.

Menengok lebih jauh, bagian dalam kelas mengalami kerusakan yang paling parah. Lantai serta meja dan kursi kelas sudah tidak terlihat lagi karena semuanya tertutup oleh puing-puing.
Lihat juga: Puting Beliung Terjang 12 Desa di Blora, 38 Bangunan Rusak
Bahkan, dinding bagian bangunan yang menghadap timur memiliki lubang yang nampak seperti habis dijebol dengan alat berat. Melalui lubang itu, bisa dilihat beberapa barang yang masih dibiarkan di dalam ruangan kelas, seperti papan tulis, foto-foto pahlawan nasional, sampai kerajinan siswa-siswi.
"Kita masih nunggu orang-orang yang kerjain (pembersihan). Masih dicari,
Saeful menjelaskan, sejumlah instansi sudah berembuk untuk membantu mendirikan kembali bangunan yang ambruk. Bahkan dirinya juga sudah membuat laporan kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.
"Hanya tinggal masalah waktu saja. Masih harus menunggu

Terkait
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal 500 Gram per Minggu
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal 500 Gram per Minggu
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Lainnya
Syahrul Aidi Pimpin BKSAP DPR, Tegaskan Peran Parlemen Indonesia di Forum Internasional
Syahrul Aidi Pimpin BKSAP DPR, Tegaskan Peran Parlemen Indonesia di Forum Internasional
Aktifitas Galian C di Pulau Pencong Merusak Air Sungai
Walikota Pekanbaru: Kita Masih Kekurangan Ribuan PNS
Bendungan Jebol, 200 Orang Hilang di Brazil
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha