Irjen Napoleon Singgung Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim

Mawardi Tombang
Rabu, 25 November 2020 07:10:21

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte menceritakan saat pertama kali bertemu dengan terdakwa perantara suap Djoko Tjandra, Tommy Sumardi. Dia mengatakan saat pertemuan itu, Tommy menyinggung kedekatannya dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Terdakwa (Tommy) mengatakan, ini bukan bahasa saya, tapi bahasa terdakwa, menceritakan kedekatan beliau, bahwa ke tempat saya ini sudah atas restu Kabareskrim Polri,” ungkap Napoleon saat bersaksi dalam sidang penghapusan red notice Djoko Tjandra di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 24 November 2020. Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ini adalah Tommy Sumardi.


Napoleon mengatakan pertemuan antara dirinya dan Tommy Sumardi terjadi di ruangannya pada awal April 2020. Menurutnya, Tommy datang diantar oleh Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo, yang saat itu menjabat Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri.

Tak berapa lama, Tommy menyuruh Prasetijo untuk keluar ruangan. “Silakan bintang satu keluar dari ruangan, ini urusan bintang tiga, sehingga Brigjen Pol Prasetijo menunggu di ruangan sespri saya,” ujar Napoleon menirukan ucapan Tommy.

Baca: Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa


Napoleon mengatakan, saat berdua di ruangannya, Tommy meminta bantuannya untuk mengecek status red notice Djoko Tjandra. Napoleon balik bertanya mengenai hubungan Tommy dengan Djoko Tjandra. Tommy menjawab sebagai temannya Joker (Djoko Tjandra).

Mendapat jawaban itu, Napoleon mengatakan tidak yakin. Menurut Napoleon, setelah itu Tommy menyinggung kedekatannya dengan Kabareskrim Listyo Sigit. Tommy, kata dia, menawarkan untuk menelepon Listyo. “Saya bilang tidak usah, saya bilang Kabareskrim itu junior saya, tidak perlu. Tapi saya yakin bahwa kalau seorang Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari Bareskrim dibawa ke ruangan saya, ini pasti ada benarnya,” ucap dia.

Dalam perkara ini, Tommy didakwa menjadi perantara suap dari Djoko Tjandra kepada Napoleon sekitar Rp 6,1 miliar. Suap diduga diberikan agar Napoleon membuat sejumlah surat untuk menghapus nama Djoko dari sistem perlintasan Direktorat Jenderal Imigrasi. Dengan penghapusan itu, Djoko dapat masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi untuk mengajukan Peninjauan Kembali.

Baca: Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban KM Virgo

Sumber: tempo.co



Terkait
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Dis
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Si
9 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Pukat
Lainnya
RBI Masuk Kampar, Ahmad Yuzar Tegaskan Dukungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak
RBI Masuk Kampar, Ahmad Yuzar Tegaskan Dukungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak
Pelaku Narkoba di Desa Tambang Diringkus Satreskoba Pol
Lakukan Langkah ini Jika Ban Kendaraan Pecah di Jalanan
Dua Pengedar Narkoba Diringkus, Satu Orang Berstatus Ma
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS