Keberangkatan Haji Belum Jelas, Presiden Jokowi Didesak Untuk Loby Raja Salman Secara Langsung
KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Menyikapi pelaksanaan ibadah haji yang semakin dekat, Presiden Jokowi diminta untuk melakukan negosiasi langsung dengan Kerajaan Arab Saudi guna memastikan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) tahun 1442 H/2021 M.
Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Fraksi Demokrat Achmad pada Jumat (14/2021) Ia mengatakan untuk mendapatkan kepastian keberangkatan Jemaah Calon Haji tersebut dengan kondisi pendemi sekarang ini, hanya bisa dilakukan langsung oleh kedua kepala negara tersebut.
"Komisi VIII mendesak Presiden Jokowi harus meloby langsung Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman untuk memastikan masalah keberangkatan Jamaah Calon Haji ini tidak hanya cukup antara mentri agama RI dg mentri urusan haji dan waqaf kerajaan Arab Saudi tapi harus presiden langsung yang turun tangan” kata Achmad.
Achmad menilai, bahwa diplomasi Indonesia terbilang lemah itu menyebabkan sampai saat ini belum mendapatkan kepastian tentang keberangkatan, kuota jamaah hingga visa , termasuk kunjungan bagi tim Panja Haji DPR RI bersama pemerintah belum dibuka untuk dapat melakukan observasi dan persiapan secara langsung di Tanah Suci.
Baca: Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal
Akibatnya, Indonesia belum mendapatkan gambaran jelas terkait protap pelaksanaan haji di masa pandemi. "Ini kan menyangkut harga diri bangsa kita juga. Indonesia sebagai negara yg terbesar penduduk muslimnya di dunia dan juga jamaah calon haji terbesar di dunia. Jadi sudah seharusnya kita diprioritaskan," tambahnya.
Terkait kondisi pandemi Covid-19, ia
mengusulkan kemungkinan calon jamaah haji yang tak memenuhi syarat vaksinasi Covid-19 karena beberapa faktor bisa dibina terlebih dahulu.
"Intinya DPR akan mendesak terus upaya pemerintah untuk memberangkatkan dan Komisi VIII juga akan terus mengawal ini," tegasnya. ***
