Kuasa Hukum Rizieq: Bermasalah di Arab, Kok Tak Dideportas

Mawardi Tombang
Rabu, 13 November 2019 10:20:18
Kuasa Hukum Rizieq: Bermasalah di Arab, Kok Tak Dideportasi? Tokoh FPI Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, CNN Indonesia -- Kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro mempertanyakan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengatakan bahwa Rizieq bermasalah dengan pemerintah Arab Saudi. Sebab, kata Mahfud, pemerintah Indonesia tidak pernah mencekal pemimpin Front Pembela Islam (FPI).

"Kalau bermasalah, ngapain repot, Saudi kan bisa deportasi, paling langsung deportasi saja, kok, kenapa ini tidak dilakukan?" kata Sugito kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/11).
Menurut Sugito, logika yang digunakan oleh Mahfud MD keliru. Dikatakan Sugito, Rizieq dicekal atas permintaan penyidik umum kantor Intelijen Saudi dengan alasan keamanan.

"Apa urusannya intelijen Saudi, kalau tidak dapat bahan dari Jakarta, Sugito tidak menyebut secara rinci insitusi "Jakarta" yang dikatakannya. Dia hanya bilang bahwa institusi di Jakarta itu sebagai "Institusi Besar".
Rizieq pernah berupaya keluar dari Arab Saudi, namun dicekal. Berdasarkan informasi yang diterima dari Sugito, tercatat Rizieq pernah mencoba keluar Arab Saudi pada 8 Juli 2018, 12 Juli 2018 dan 19 Juli 2018. Kemudian, Visa Bisnis Multiple Rizieq habis masa berlakunya pada 20 Juli 2018. Status Rizieq pun Overstay hingga sekarang.
Sementara, Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia menyatakan belum menerima informasi dari Riyadh bahwa pemerintah Indonesia telah meminta pencekalan terhadap Rizieq Shihab.

Pernyataan itu diutarakan Kepala Bagian Media dan Pers Kedubes Saudi di Jakarta, Fawaz Abdullah Althaymin ketika dimintai konfirmasi mengenai klaim Rizieq yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah meminta Saudi mencegahnya pulang ke Indonesia.

Baca: DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah

"Kami belum menerima informasi resmi apapun terkait hal itu," kata Fawaz kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (11/11).
Sebelumnya, Rizieq juga pernah menunjukkan bukti yang diklaim sebagai surat pencekalan dari pemerintah Indonesia melalui siaran video di akun Youtube Font TV. Dia mengklaim pencekalannya tidak berkaitan dengan kasus pidana apapun, melainkan ada orang berkepentingan di balik pencekalan yang resah dengan kepulangannya.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan akan mempelajari polemik keberadaan Rizieq Shihab di Arab Saudi. Melalui Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo akan melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, dan Presiden Joko Widodo secara khusus untuk membahas hal tersebut.
Dahnil mengatakan Prabowo ingin melihat perspektif dari pihak pemerintah terkait hal-hal yang berkaitan dengan Rizieq. Dia juga akan melakukan pembicaraan secara khusus dengan Pemerintah Arab Saudi.

"Tadi Pak Menhan sampaikan beliau akan pelajari dan beliau juga akan berdiskusi dengan Pak Presiden Jokowi,

Terkait
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Update Bencana Sumatera per 31 Desember oleh BNPB: Korb
Lainnya
Tahun 2020, 1,3 Juta Orang Terima Manfaat Dari Rumah Yatim
Tahun 2020, 1,3 Juta Orang Terima Manfaat Dari Rumah Yatim
Harga Tiket Pesawat Mahal, 433 Penerbangan di Bandara S
Remaja Pelaku Curanmor di Tanjungpinang Berhasil di Bek
Sekko M Noer Ingatkan Perusahaan Prioritaskan Tenaga Ke
Nasional
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan