Mahasiswa Tak Bisa Akses Perpustakaan Ber AC, Rektor UIN Suska Didesak Agar Dicopot
KANALSUMATERA.com - Ribuan mahasiswa UIN SUSKA Riau berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Selasa (17/9/19). Unjuk rasa ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Riau atas masalah asap yang sedang melanda agar sesegara mungkin diatasi.
Selain aspirasi hal yang bersangkutan mengenai asap, mahasiswa juga meminta agar pencopotan Rektor UIN SUSKA Riau saat ini, Prof Akhmad Mujahidin.
Di wakilkan oleh kordinator umum (Kordum) mahasiswa meminta kepada Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution agar dapat mencopot jabatan Rektor UIN SUSKA Riau karena dianggap otoriter.
"Kepada bapak Wakil Gubernur Riau, kami mohon untuk dapat menurunkan rektor kami saat ini karena beliau bersikap otoriter, seperti contohnya kami seluruh mahasiswa/i tidak dapat masuk ke kampus dengan alasan asap, padahal kami yang ingin pergi ke perpustakaan disana sudah ada AC, dan juga seluruh adminitrasi kampus di nonaktifkan hingga tanggal 21 sesuai surat edaran," teriak mereka.
Baca: Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal
Wakil Gubernur Riau menanggapi permintaan tersebut menerima aspirasi mahasiswa, akan tetapi ia tidak bisa semena-mena mengintervensi rektor secara langsung, ia hanya dapat menyampaikan permintaan tersebut secara personal.
"Saya menerima permintaan dari adek-adek mahasiswa, akan tetapi itu bukan wewenang saya dan saya tidak bisa mengintervensi langsung kepada rektor kalian, mungkin nanti jika saya bertemu dengan beliau saya akan berkomunikasi masalah ini," ujar beliau, Selasa (17/9/19). ks
