Masyarakat dan Mahasiswa di Bengkuku Demo Tuntut Penutupan PLTU Batu Bara

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Februari 2019 16:45:11
Aksi unjuk rasa (Ilustrasi)

KANALSUMATERA.com - Seratusan masyarakat Kelurahan Teluk Sepang dan mahasiswa Universitas Bengkulu berunjuk rasa menuntut pemerintah Provinsi Bengkulu menutup Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara di wilayah Pulau Baii, Kota Bengkulu.

"Sejak awal kami tidak ingin ada PLTU batu bara jadi pilihannya hanya satu PLTU harus ditutup," kata warga Teluk Sepang Harianto di Bengkulu, Kamis (21/2) seperti yang dilansir dari Antara.

Masyarakat kata dia juga menuntut pemerintah menuntaskan ganti rugi tanam tumbuh dengan mengembalikan ganti rugi tanam tumbuh sebesar Rp2 sesuai dengan peraturan gubernur nomor 27 tahun 2016 tentang pedoman ganti rugi tanam tumbuh.

Menurut dia, pembangunan PLTU batu bara akan menghilangkan mata pencaharian masyarakat, menyebabkan kematian, kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.

Baca: Prabowo Reshuffle Kabinet, Bahlil hingga Listyo Sigit Dapat Jabatan Strategis Baru

Proyek PLTU batu bara Teluk Sepang berkapasitas 2x100 Megawatt (MW) itu juga dibangun di zona rawan bencana yang beresiko bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.

Di tengah desakan warga Teluk Sepang menolak proyek PLTU, Gubernur Bengkulu justru menerbitkan izin lingkungan baru bagi PT Tenaga Listrik Bengkulu pada 25 Desember 2018.

Sementara Juru Kampanye Energi Kanopi Bengkulu, Olan Sahayu menjelaskan bahwa tindakan gubernur menerbitkan izin lingkungan baru menjadi bukti ketidakjelasan proyek tersebut yang sejak awal telah ditolak warga.


"Mirisnya saat warga datang ke kantor Gubernur dan bertemu pihak DLHK dan kehutanan tidak ada informasi bahwa izin lingkungan yang baru sudah terbit. Kami mencurigai proyek ini memang dipaksakan," kata Olan.

Baca: Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan

Disisi lain, Menteri Polkastrat Unib, Jhon Kanedi mengungkapkan bahwa ada sebuah kepentingan di belakang proyek ini.

"Kami mengecam perilaku dan tindakan yang dilakukan pemerintah Bengkulu dengan hasil audiensi yang tidak sesuai dengan apa yang telah dicatatkan," katanya.

Tuntutan masyarakat dan mahasiswa dalam aksi ini ada dua yaitu mendesak gubernur mencabut izin lingkungan PLTU Teluk Sepang dan menuntaskan ganti rugi tanam tumbuh petani. Kso



Terkait
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik
Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi da
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Lainnya
Bupati Kampar Hadiri Grand Opening RS Fanybella Medika, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat
Bupati Kampar Hadiri Grand Opening RS Fanybella Medika, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat
Masa Sidang I DPRD Pekanbaru Telah Tetapkan Alat Keleng
Undang Kapolri dan Panglima TNI, MPR Rapat Tertutup Bah
Seorang Wartawan Kena Lemparan Batu saat Liput Aksi Dem
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Hukum
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI Tegaskan Bukti Harus Diuji
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI Tegaskan Bukti Harus Diuji
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Pendidikan
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2026, Wabup Kampar Tek
Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik