Prabowo Reshuffle Kabinet, Bahlil hingga Listyo Sigit Dapat Jabatan Strategis Baru
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026. Sejumlah pejabat baru terlihat hadir di Istana Merdeka, Jakarta, sebelum prosesi pelantikan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Kamis (01/10/2026).
Perubahan susunan kabinet tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari kementerian koordinator, kementerian teknis, hingga lembaga pemerintahan.
Dalam perombakan terbaru ini, Bahlil Lahadalia dipercaya mengemban jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca: Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ribu Personel Dimulai Tahun Ini
Sementara itu, Sugiono menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Dudung Abdurachman ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Perubahan juga terjadi di Kementerian Luar Negeri. Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri, sedangkan Muhammad Sarmuji dipercaya menjadi Menteri Perindustrian.
Baca: Prabowo Undang Jokowi ke Kertanegara, Ajudan Ungkap Pertemuan Dua Jam
Di jajaran wakil menteri, Drajad Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman masing-masing menempati posisi Wakil Menteri Keuangan.
Muhammad Saleh Mustafa ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pertanian, sementara Irwan Meilano dipercaya menjadi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Perubahan jabatan juga menyentuh lingkungan Istana. Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menduduki posisi Kepala Staf Kepresidenan.
Baca: Prabowo Lantik Budi Gunawan Jadi Wantimpres, PDIP: Selamat Bekerja
Selain itu, Deddy Prasetio dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Nuzran Joher menjadi Ketua Ombudsman RI, sedangkan Arianto Wibowo dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Muhammad Fadil Imran juga masuk dalam susunan pejabat baru dengan jabatan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Baca: Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan
Setelah nama-nama pejabat diumumkan, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan. Dalam prosesi tersebut, Prabowo menyampaikan sumpah yang harus diikuti para pejabat yang dilantik.
"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah, janji, menurut agama masing-masing? Apabila demikian, harap mengikuti dan mengulangi kata-kata saya. Bagi saudara-saudara yang beragama Islam, demi Allah saya bersumpah," ucap Presiden Prabowo.
Para pejabat kemudian mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden Prabowo.
Baca: Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
"Ikuti dan ulangi kata-kata saya. Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan, dengan seluruh-seluruhnya, demi Dharma Bakti saya kepada bangsa dan negara..."
Dalam bagian lain sumpah jabatan, Prabowo juga menekankan pentingnya etika serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama
"Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab."
Perombakan kabinet merupakan kewenangan Presiden sebagaimana diatur dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Pergantian pejabat dapat berkaitan dengan evaluasi kinerja, kebutuhan penyesuaian pemerintahan, maupun efisiensi organisasi.
Sejak awal pemerintahannya, Prabowo telah beberapa kali melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih. Perubahan sebelumnya antara lain terjadi pada Februari dan September 2025, kemudian Oktober 2025, April 2026, serta September 2026.
Baca: Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief Dorong Solusi dari Kemenhan dan KKP RI
Pada 14 September 2026, Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Dengan perombakan terbaru ini, sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan kembali mengalami perubahan dan para pejabat yang baru dilantik mulai menjalankan tugas sesuai mandat masing-masing. (SM)
